Selasa, Juli 16, 2024
BerandaDenpasarDharma Santhi Nyepi, Sekda Ajak Industri Jasa Keuangan Tingkatkan Solidaritas Demi Perekonomian...

Dharma Santhi Nyepi, Sekda Ajak Industri Jasa Keuangan Tingkatkan Solidaritas Demi Perekonomian Masyarakat

DENPASAR, balipuspanews.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengajak insan jasa keuangan di Bali terus meningkatkan soliditas demi peningkatan perekonomian masyarakat. Hal ini disampaikan pada acara Dharma Santhi Nyepi Tahun Saka 1946 dengan tema “Membangun Profesionalisme Insan Industri Jasa Keuangan Sesuai Dharma Agama dan Dharma Negara”, pada Jumat (22/3/2024) pagi.

Dharma Santhi Nyepi yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Provinsi Bali dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Bali di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, Sekda mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas peran industri jasa keuangan di Provinsi Bali dalam membangkitkan kembali perekonomian masyarakat Bali baik saat terjadinya pandemi Covid-19 maupun paska pandemi.

“Saya mewakili pemerintah Provinsi Bali mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh insan jasa keuangan di Provinsi Bali karena telah memiliki perhatian yang sangat luar biasa untuk menguatkan kolaborasi dan sinergi selama ini khususnya saat pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan Dewa Indra, peran industri jasa keuangan tidak hanya bekerja sehari-hari dalam melayani jasa keuangan namun juga dalam meningkatkan iman umat. Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan Dharma Santhi Nyepi Tahun Saka 1946 kali ini. Birokrat asal Buleleng ini mengatakan bahwa industri jasa keuangan merupakan pekerjaan sangat berat karena godaannya sangat besar.

BACA :  Rapat Paripurna Masa Persidangan Kedua DPRD Badung, Fraksi Badung Gede Sorot Infrastruktur Jalan dan Kemacetan

“Dalam kehidupan sehari-hari, pekerjaan yang godaannya sangat berat adalah di industri jasa keuangan. Kebijakan, pelayanan langsung berhubungan dengan uang. Jika tidak memiliki integritas, maka bisa tergiur untuk melakukan tindakan yang tidak benar,” terangnya.

Mantan Kalaksa BPD Provinsi Bali ini berharap kebersamaan industri jasa keuangan dalam kegiatan keagamaan bisa saling duduk bersama, menyatukan pikiran, saling menguatkan dan saling menghormati satu sama lain agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Jika itu kita bisa lakukan maka soliditas industri jasa keuangan akan semakin baik dan semakin erat kedepannya. Disamping memikirkan keuntungan perusahan masing-masing namun juga dedikasi untuk perekonomian daerah. Dukungan kontribusi industri jasa keuangan bisa Saya katakan sangat luar biasa dalam mendukung perekonomian di Bali,” imbuhnya.

Dalam kesempatan sama Ketua FKLJK Provinsi Bali I Nyoman Sudharma, menyampaikan, tema Membangun Profesionalisme Insan Industri Jasa Keuangan Sesuai Dharma Agama dan Sharma Negara sangat aplikatif dijalankan saat ini sebagai bentuk silaturahmi untuk mempererat tali persaudaraan.

“Mari kita merajut tali silaturahmi, tali persaudaraan ditengah kondisi saat ini. Terlebih setelah perhelatan Pemilu 2024. Agar menjadi pondasi Kita bersama untuk ingat jalan kebenaran. Kita telah memiliki nilai-nilai suci yang terkandung dalam Pancasila yang diterjemahkan kembali melalui UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika. Masing-masing industri keuangan juga telah memiliki nilai-nilai integritas dan profesional. Jadi mari kita terus tingkatkan itu, untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.

BACA :  Rencana Ground Breaking Awal Bulan September 2024, Sekda Adi Arnawa Pimpin Rapat Pemaparan MRT

Sudarma yang juga Direktur Bank BPD Bali ini mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran FKLJK dan BMPD Provinsi Bali  yang telah menjalankan sinergi dan kolaborasi dengan baik selama ini. Yang telah memberikan kontribusi positif kepada perekonomian Bali khususnya dan Indonesia pada umumnya.

“Kita ketahui akibat Covid-19, Pemprov Bali mengalami kontraksi perekonomian paling dalam. Namun berkat soliditas dan kerja keras Kita semua, industri jasa keuangan bisa tetap tegar dan sampai saat ini bisa terus melanjutkan kontribusi Kita kepada daerah sebagai bentuk yadnya kepada masyarakat terlebih yang tidak mampu,” pungkasnya.

Penulis: Budiarta
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular