Gubernur Koster dan Wagub Cok Acr
Gubernur Koster dan Wagub Cok Acr

DENPASAR, balipuspanews.com – Setelah mengajak para pemangku dan Bendesa adat di Bali “nyejerang Daksina, Gubernur Bali, Wayan Koster mengajak pimpinan majelis agama (Islam, Kristen protestan, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu) di Bali melaksanakan doa secara serentak pada hari Kamis, (2/4/2020) pukul 18.00 wita.

Gubernur Koster dan Wagub Cok Acr
Gubernur Koster dan Wagub Cok Acr

“Agar FKUB ikut berperan aktif meminta para pimpinan majelis agama (Islam,Kristen protestan, Katolik ,Hindu, Budha, dan Konghucu) di Bali supaya menghimbau umatnya untuk melaksanakan doa secara serentak pada hari Kamis, dengan cara dan keyakinan masing-masing untuk keharmonisan alam, krama dan budaya Bali sesuai visi pembangunan daerah Bali”Nangun Sat Kerthi Loka Bali”melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali era baru,” kata Gubernur Bali, Wayan Koster , Selasa (31/3/2020).

Dalam doa dimaksud secara khusus memohon kepada Tuhan yang maha esa agar masyarakat Bali dan bangsa Indonesia senantiasa dilindungi dan diberi keselamatan serta memohon agar pandemi COVID-19 segera berakhir

Himbauan ini berdasarkan arahan presiden Republik Indonesia melalui pidato tanggal 15 Maret 2020 tentang perkembangan penyebaran penyakit virus Corona (COVID-19) di Indonesia;

Selanjutnya maklumat Kepala kepolisian Republik Indonesia nomor: Mak/2/III/2020 tanggal 19 Maret 2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Corona (COVID-19);

Kemudian Keputusan Gubernur Bali nomor: 270/04-6/HK/2020 tentang penetapan status tanggap darurat bencana wabah penyakit akibat virus Corona di provinsi Bali tanggal 30 Maret 2020 yang menetapkan status tanggap darurat bencana wabah penyakit akibat virus Corona terhitung sejak tanggal 30 Maret 2020 sampai dengan tanggal 30 April 2020 di provinsi Bali.

Terakhir dari data penyebaran COVID-19 di sejumlah daerah yang semakin meningkat harus diwaspadai dan diantisipasi agar tidak menimbulkan dampak yang semakin meluas demi menyelamatkan umat manusia. (Art/BPN/tim)