Di Gerebeg Polisi, Pemakai Narkoba Loncat Tembok

Penangkapan narkoba
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Negara, balipuspanews.com – Pelaku penyalahgunaan narkoba akhirnya dibekuk oleh jajaran Kepolisian, setelah meloncat tembok saat penggrebekan.

Adalah Farid Marisa,34, warga yang beralamat di jalan Sadar Gang IV, Lingkungan Arum Gilimanuk, itu diburu polisi karena sebagai pelaku penyalahgunaan Narkoba.

Farid memang sudah sejak beberapa bulan diintai polisi setelah mendapat informasi dari masyarakat kalau dia sering memakai Narkoba jenis sabu-sabu.

Setelah hasil penyelidikan matang, kemudian pada Minggu (15/10) sore Farid yang asal Surabaya dan bekerja sebagai pengurus truk di pelabuhan Gilimanuk digerebeg di rumah kos milik Dalut dilingkungan Asih, Gang III.

Namun kedatangan anggota Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Komang Muliyadi, sudah tercium oleh Farid. Dengan cepat Farid kabur dan mampu melompati pagar belakang rumahnya setinggi lebih dari 2 meter. Polisi sempat mendapat kesulitan menangkapnya karena pengejaran yang dilakukan kehilangan jejak. Meski kehilangan jejak, pencarian tetap dilakukan. Saat melintas di gang I lingkungan Jineng Agung secara tidak sengaja ada seorang warga yang terlihat kebingungan dan ketakutan.

Warga tersebut kemudian memberitahu orang yang di cari ada bersembunyi di dekat rumahnya. Akhirnya farid berhasil ditangkap tanpa pelawanan kemudian dibawa ke tempat dia kosnya.

Dari penggeledahan yang dilakukan di tempat kos Farid, di ruangan gudang, disela-sela tumpukan barang ditemukan berupa satu klip pastik yang berisi Kristal bening atau sabu-sabu seberat 0,2 gram, bong atau alat isap sabu-sabu yang dibuat dari botol bekas minuman you C. 1000, pipet putih dan tabung kaca, dua buah sisa tabung kaca, dan potongan pipet putih sendok sabu-sabu.

Farid mengakui semua barang itu miliknya dan sudah sering mengunakan narkoba jenis sabu-sabu. Narkoba itu didapat dengan membeli dari salah seorang sopir truck berinisial I seharga Rp. 400 ribu per paket. “Setelah ditangkap dan barang buktinya kami amankan, kemudian kita serahkan ke Satuan Narkoba Polres Jembrana untuk proses selanjutnya,” ujar AKP Muliyadi.

Sementara itu, Kapolres Jembrana AKBP Proyanto, Priyo Hutomo, Rabu(18/10) mengatakan, dari hasil tes urine yang dilakukan, Farid positif menggunakan Narkoba jenis sabu-sabu.

”Sebelum ditangkap tersangka sempat menggunakannya di kos nya,” ujarnya. Sebagai pemakai dan pemilik Narkoba, Farid dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) dengan ancaman 12 tahun yunto Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 dengan ancaman 4ahun penjara tentang Narkotika.

Farid mengaku, dia sudah tiga tahun menjadi penguna sabu-sabu. “Seminggu saya sekali memakai. Barang itu saya beli dari sopir truk dan saya pakai sendiri,” ujarnya.

Tinggalkan Komentar...