Di Jalan Raya Gilimanuk Berselang Tujuh Jam, Dua Nyawa Melayang

Police line
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Negara, balipuspanews.com – Berselang 7 jam, Kecelakaan lalulintas menelan korban jiwa kembali terjadi di jalan raya jurusan Denpasar-Gilimanuk,  Sabtu (7/10).

“Kecelakaan itu karena factor manusia yakni pengendara sepeda motor yang kurang hati-hati saat mendahului kendaraan didepanya,” ujar Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Sukadana saat dikonfirmasi Minggu (8/10).

Ia mengatakan kecelakaan lalulintas pertama yang menyebabklan seorang suami meregang nyawa terjadi di kilometer 113, wilayah banjar Pangkung Dedari, Melaya. Kecelakaan maut itu berawal dari Sahidin,47, yang mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam K 3358 WV dengan membonceng istrinya Saifa,40, melaju dari arah Timur.

Setibanya di TKP sekitar pukul 15.00, nelayan asal desa Pengambengan, Negara tersebut mengambil haluan masuk ke jalur kanan untuk menyalip mobol minibus tak dikenal yang melaju didepanya.

Saat sepeda motor itu berada di jalur kanan, dari arah berlawanan muncul truk engkel Dahihatsu warna merah memuat kayu DK 9309 WH. Akibatnya sepeda motor yang dikendarai Sahidin itu bertabarakan dengan truk engkel yang dikemudikan Sidik, 45, asal Banjar Air Anakan, Banyubiru.

Benturan keras yang terjadi, membuat Sahidin langsung meregang nyawa ditempat dengan kondisi tubuh yang mengenaskan yakni patah tukang terbuka pada dahi sampai tulang pipi kanan, tulang kering dan paha kananya patah serta luka robek pada bahu kananya.

Sementara istrinya Saiifa selamat hanya mengalami luka robek pada jari tengah kaki kanan.

Kecelakaan kedua di hari yang sama yang merenggut nyawa seorang istri terjadi di kilometer 97 yang masuk ruas jalan Sudirman, wilayah Banjar Tegalasih, Batuagung, Jembrana. Kecelakaan yang mengakibatkan Ni Kadek Ariyanti,29, meregang nyawa itu diawali warga banjar Rukun, Desa Gumbrih, Pekutatan itu dibonceng suaminya IB Made Adi Sucipta,29, yang mengendarai sepeda motor Honda Vario DK 5882 AAA melaju dari arah timur.

Setibanya di TKP sekitar pukul 21.45, tiba-tiba ada seekor anjing menyebrang dari selatan jalan. Karena mendadak, Sucipta tidak bisa menghindar dan sepeda motor yang dikendarainya menabrak anjing tersebut. Apesnya setelah menabrak anjing sepeda motor itu jatuh dan masuk ke jalur kanan.

Saat bersamaan dari arah berlawanan muncul truck DK-9348-KZ yang dikemudikan Sugik Hariyanto,34, asal Kampung Dam, Kecamatan Panarukan, Situbondo Jawa Timur.

Lantaran posisi sepeda motor itu jatuh dibawah roda blakang kanan truck, sehingga kepala Ariyanti terlindas. IRT itu langsung meregang nyawa dengan kepala pecah. Sementara Sucipta mengalami luka robek pada leher bagian blakang.

“Korban meninggal sudah dibawa ke rumah duka. Sementara korban luka masih menjalani perawatan di RSU Negara,” ungkap Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Sukadana.

Tinggalkan Komentar...