Rumah Wayan Suka rusak
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Jembrana,  balipuspanews. com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana mendata sebanyak tiga rumah rusak akibat guncang gempa Lombok.

Kerusakan itu menimpa tembok rumah milik I Wayan Suka,62, warga banjar Tegal Berkis, Kaliakah, Negara, Tembok penyengker sepanjang 10 meter milik Ketut Kila warga Lingkungan Mertasari, Loloan Timur, Jembrana dan tembok garase serta kandang ternak roboh, milik Subagia warga Samblong, Kelurahan Sangkaragung, Jembrana.

“ Dari pengecekan yang kami lakukan, tidak ada korban jiwa atau luka-luka akibat bencana itu. Hanya korban material saja,” ujar Kepala Pelaksanana (Kalak) BPBD Jembrana I Ketut Eko Susila Permana.

Menurut Eko musibah akibat dampak gempa yang dialami ketiga warga itu sudah dilaporkan ke Bupati dan mereka juga sudah diberikan bantuan.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Wakil Bupati (Wabup) Jembrana I Made Kembang Hartawan yang turun langsung ke lokasi. Saat mengunjungi rumah Wayan Suka, peria yang sudah renta itu menuturkan saat gempa terjadi dirinya sedang berada di teras rumahnya.

“Saya lagi di teras, tiba – tiba bergetar. Lalu saya lari keluar rumah dan mendengar suara gemuruh. Ternyata tembok rumah saya roboh,” ungkapnya. Rumah yang ditingalinya itu memang sudah rapuh karena sudah tua dan merupakan warisan orang tuanya. Rumah Wayan Suka yang merupakan warga yang tercatat sebagai KK Miskin itu kerusakanya memang paling parah. Sehingga akanb dibantu bedah rumah dari hibah PHR Badung sebesar Rp 50 juta.

Sementara itu Wabup Kembang, menyampaikan untuk jangka pendek, dari Pemkab korban gempa itu dibantu berupa sembako, alat masak, dan terpal. Kembang juga meminta agar BPPD Jembrana berkoordinasi dengan BPPD Provinsi agar juga mengirimkan bantuannya. Selain dengan BPPD Provinsi, Kembang juga berkoordinasi kepada PMI agar memberikan bantuan berupa bahan bangunan.

“Korban gempa dari segi fisik akan segera pulih, sedangkan dari segi non fisik bagaimana trauma yang dialami akan juga menjadi perhatian bersama. Saya menghimbau masyarakat selalu waspada jika ada gempa. Jangan panik, namun upaya penyelamatan diri harus dilakukan,” ungkapnya. (nm/bpn/tim)

 

 

 

Tinggalkan Komentar...