Di Karangasem, Peserta BPJS Kesehatan Nunggak Bayar Iuran Nyaris Tembus 25 Ribu

KARANGASEM, balipuspanews.com – Hingga awal Oktober 2019 lalu, BPJS Kesehatan mencatat sebanyak 24.860 peserta mandiri BPJS kesehatan di Kabupaten Karangasem nunggak bayar premi.

Jumlah tersebut diantaranya berasal dari kelas yang berbeda dimana untuk BPJS kelas satu jumlah penunggak sebanyak 3.262 peserta. Kelas dua sebanyak 4.919 peserta dan kelas tiga sebanyak 16.679 peserta.

Dari angka tersebut, jumlah peserta yang nunggak bayar premi per kelasnya jika dihitung berdasarkan pembayaran yaitu, untuk kelas satu sebesar Rp.3.706.955.000. kelas dua sebesar Rp.2.834.495.950 dan Kelas tiga sebesar Rp.4.471.569.750 sehingga jika diakumulasikan total sebanyak Rp.11.013.020.700.

Menurut Kepala BPJS cabang Klungkung, dr. Endang Triana Simanjuntak dikonfirmasi beberapa waotu lalu, tunggakan iuran ini secara langsung memang tidak berpengaruh terhadap pembayaran klaim di RS karwna revenue collectionnya memang langsung dikantor pusat.

Hanya saja secara tidak langsung tentu saja berdampak terhadap pendapatan BPJS kesehatan dalam artian menyumbang kekurangan dana akibat missmacth besaran iuran BPJS Kesehatan yang belum sesuai dengan hituangan aktuaria.

“Ya dampaknya secara tidak langsung mempengaruhi pendapatan dana BPJS Kesehatan,” ujarnya. (rls/bpn/tim)