Penggrebegan tajen (ist)

Denpasar, balipuspanews. com – Direktorat Shabara Polda Bali menggerebeg arena tajen di Jalan Tukad Oos, Renon, Denpasar, Rabu (12/12) sekitar pukul 20.00 wita.

Informasi yang dihimpun, penggerebekan dilakukan setelah polisi menerima informasi masyarakat adanya tajen di Jalan Tukad Oos yang digelar malam hari mulai pukul 18.00 Wita sampai pukul 22.00 Wita. “Kalau tajennya memang selesai jam 10 malam. Tapi ada judi lain seperti judi kartu bisa sampai pagi” ujar sumber yang enggan namanya disebutkan.

Polisi bersenjata yang melakukan penggerebekan membuat ratusan bebotoh kocar kacir. Kabarnya, pengelola tajen belum ditangkap dan polisi hanya mengamankan beberapa ekor ayam yang ditinggal pemiliknya.

Informasi lainnya, tajen di Jalan Tukad Oos sudah tiga tahun beroperasi denga omset ratusan juga. Untuk tiket masuk, bebotoh dikenakan Rp 20 ribu. Untuk memasuki tempat VIP, bebotoh kembali harus membayar karcis Rp 20 ribu.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Hengky Widjaja yang dikonfirmasi terkait pengegrebekan ini belum memberikan jawaban. (art/bpn/tim)