Komisi II DPRD KLungkung dengan Klian subak se kabupaten Klungkung daratan dengan Kadis Pertanian Ida Bagus juanida
Komisi II DPRD KLungkung dengan Klian subak se kabupaten Klungkung daratan dengan Kadis Pertanian Ida Bagus juanida
sewa motor matic murah dibali

SEMARAPURA,balipuspanews.com-Raker Komisi II DPRD KLungkung dengan Klian subak se kabupaten Klungkung daratan dengan Kadis Pertanian Ida Bagus juanida, Plt Dinas PUPR KLungkung dan camat se Kabupaten KLungkung. Rapat yang digerelar diruang Saba Mandala DPRD KLungkung ini dipimpin langsung Ketua Komisi II Komang Suantara yang dihadiri anggota Komisi II lainnya antara lain AA Gede Bagus,Ketut Serinada ,AA Sayang Diksa . Raker dengan agenda khusus menyikapi kondisi Distribusi Pupuk bagi Petani di Klungkung ini dimulai kurang lebih Pukul 10.30 Wita.

Komang Suantara saat membuka Raker meminta Kadis Pertanian Ida Bagus Juanida memaparkan terkait kondisi lahan pertanian,distribusi pupuk bagi petani serta kondisi ekonomi para petani di Klungkung. Ida Bagus Juanida memaparkan bahwa keterbatasan lahan pertanian diakuinya memang terjadi belakangan ini karena banyaknya alih fungsi lahan. Disamping itu diakuinya bahwa sampai saat ini para petani penghasilan petani masih terbatas dan sederhana.

Sebelum disampaikan kepada para Klian Subak yang hadir oleh Ketua Pimpinan Raker Komang Suantara,dipotong oleh anggota Komisi II lainnya A A Bagus untuk menginterufsi mempertanyakan urgensi agenda undangan rapat bagi anggota DPRD lainnya. “ Saya mempertanyakan ini agar semua anggota dewan biar semua mengetahui duduk persoalan masalah subak yang difokuskan agar jangan menjadi ajang politik,”cecarnya.

Dirinya langsung menyodok masalah lahan pertanian di KLungkung yang sebagian besar sudah mulai menyusut . Disamping itu kepedulian para klian subak dengan masalah pertanian ini,disamping masalah kesejahteraan petani .

“ Saya mempertanyakan masalah yang disinggung Kadis pertanian Ida Bagus Juanida yang menyebutkan dengan berkurangnya lahan pertanian,kurang nya skil petani,disamping banyaknya lahan pertanian yang dikapling untuk perumahan belaqkangan ini. Sebagai indikator petani yang disebutnya tidak bisa sejahtera,dirinya dengan jujur minta jangan antara Dewan hanya menyalahkan eksekutif semata, karena tanggung jawab juga bagian Dewan.

” Bagaimana distribusi pupuk ke petani serta pupuk bersubsidi juga belum maksimal. Tugas penyuluh pertanian agar maksimal bekerja. Bagaimana penegasan alih fungsi lahan yang terjadi dimasyarakat,”beber AA Gde Bagus tegas.

Sementara itu Klian subak jro kuta,Mangku Sukana yang sempat menyampaikan uneg unegnya menyatakan bahwa saat ini lahan pertanian telah habis 220 ha yang telah habis dikapling menjadi pasar,perumahan dan kaplingan untuk perumahan tanpa sempat dihentikan Pemerintah.Untuk kedepan.dirinya mohon ketegasan pemkab KLungkung untuk tidak lagi terjadi pembiaran alih fungsi lahan.

“ Saat ini lahan pertanian yang masih 30 ha disubak jro kuta kawan.sehingga kesulitan untuk melakukan ritual pujawali di Pura Ulun Suwi dan Bedugul yang ada di jro kuta,karena ketiadaan sumber dana karena lahan pertanian sudah habis jadi alih fungsi,”ujarnya berapi api.

Diakui produksi pertanian memang turun karena erupsi gunung agung serta ada serangan hama tikus.Distribusi pupuk di Klungkung menurutnya lancar,sebaiknya KUD mengutamakan petani dari pada kios pribadi.” Hanya sebulan sebelum pola tanam tiba distribusi pupuk agar sdh turun,” ujarnya.

Menurutnya jika ingin petani sejahtera ,yang ideal setiap petani bisa mengerjakan 1 Ha diakui Petani pasti makmur, karena belakangan ini petani kurang lahan banyak lahan beralih fungsi,ini yang menjadi kendala.

Dilain pihak Klian subak Gunaksa Wayan Mardika saat menyampaikan usulan juga menyinggung proyek PDAM yang mengambil air aliran sungai Unda.Diakui musim hujan banyak air terbuang tapi untuk musim kemarau air kurang malah sering kering.Sebaiknya jika membuat perusaha PDAM jangan yang sebelah timur desa akah sebaiknya dilakukan dihilir dikawasan galian c ,silahkan karena airnya sudah terbuang. Disamping itu dirinya minta pohon perindang mahoni yang ada di by pas yang juga dianggap mengganggu produksi pertanian. Distribusi pupuk tidak ada masalah tetapi petani kadang tidak mematuhi aturan dari.pusat pemakaian pupuk berbeda,sebutnya.(Roni/bpn/tim)

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here