Sabtu, Mei 18, 2024
BerandaDenpasarDi Masa PPKM Darurat Level 4 Aktifitas Masyarakat Dilonggarkan, Tapi Harus Tetap Disiplin...

Di Masa PPKM Darurat Level 4 Aktifitas Masyarakat Dilonggarkan, Tapi Harus Tetap Disiplin Prokes 

DENPASAR, balipuspanews.com – Kapolresta Denpasar KBP Jansen Avitus Panjaitan,S,Ik, M,H menyampaikan bahwa saat ini Polresta Denpasar menindaklanjuti SE Gubernur no. 12 tetang PPKM Darurat level 4 yang merupakan pelonggaran terhadap SE Gubernur sebelumnya, dimana SE ini mengakomodir beberapa keluhan masyarakat. Ia berharap walau ada melonggaran aktifitas masyarakat Tim Yustisi harus tegas melaksanakan disiplin protokol kesehatan (prokes).

 

Hal itu dikatakan Kombes Jansen di tengah pemberian dana sukarela kepada 3 personilnya, di mako Polresta Denpasar, pada Rabu 28 Juli 2021. Lebih lanjut dikatakannya, yang paling penting bagaimana masyarakat disiplin menerapkan prokes yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan meniadakan kerumunan.

 

“Menindaklanjuti jukrah dari pimpinan bahwa Operasi Aman Nusa Agung II masih berlangsung sampai 2 Agustus 2021, baik yang tersprin maupun tidak tersprin agar tidak mengendorkan kegiatan pencegahannya penyebaran Covid 19, baik kegiatan Yustisi, sosialisasi maupun deteksi dini dan percepatan vaksin sesuai program pemerintah 1 juta vaksin perhari,” ungkap perwira melati tiga dipundak ini.

BACA :  Ambil Barang Penumpang Bandara Ngurah Rai, Karyawan Rentcar Ditangkap

 

Menurutnya, meski ada pelonggaran aktivitas masyarakat sesuai SE Gubernur no.12 khususnya sektor kecil dan menengah, pihaknya akan tetap tegas dalam menjalani tugas dilapangan.

 

“Apabila ditemukan pelanggaran adakan tindakan tegas terukur bersama Satpol PP karena kelonggaran yang diberikan pemerintah bukan untuk memudahkan untuk melakukan pelanggaran,” tegasnya.

 

Kemudian langkah langkah yang dilakukan pemerintah saat ini, jelas Kombes Jansen, pihaknya harus mendukung pelaksanaan Isolasi Terpusat (isoter) dengan prioritas Desa/Kelurahan zona merah. “Jadi, apabila ditemukan warga yang Positif Covid 19 agar segera diarahkan ke lokasi Isoter,” ujarnya.

 

Dilanjutkan Kombes Jansen, dia berharap agar petugas dilapangan menggunakan publik address dalam melaksanakan sosialisasi dengan menggunakan bahasa Indonesia, bahasa Bali maupun bahasa Inggris. “Pertahankan lokasi lokasi yang harus tutup sementara seperti Mall, tempat wisata, tempat hiburan dan budaya,” ungkapnya.

 

Selain itu, agar dibuatkan Posko PPKM Darurat ditempat yang memungkinkan dengan kegiatan membagi masker, penyemprotan disinfektan, pembatasan pengunjung dan waktu berkunjung, . Sertamerta mengawasi batas jam operasional, serta mengarahkan pembuatan pintu masuk berbeda dengan pintu keluar.

BACA :  Bupati Jembrana dan Bupati Badung Kompak Hadiri Halal Bihalal Desa Air Kuning

 

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular