IGA Putri Astrid Kartika
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Badung, balipuspanews.com – IGA Putri Astrid Kartika alias Gung Putri Pengganti Antar Waktu (PAW), Cagub I Wayan Koster akan menyuarakan masalah maraknya pelecahan pura oleh wisatawan asing maupun domistik di pulau Bali.

“Saya saat ini duduk di Komisi 8 yang menangani masalah agama, jadi masalah ini akan saya suarakan di DPR RI nanti supaya mendapatkan perhatian dari Kementrian Agama, ” kata IGA Putri Astrid Kartika ketika dimintai keterangannya soal maraknya pelecahan Pura di Bali pada acara syukuran sekaligus Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Puri Kapal Kaleran, Mengwi, Badung, Minggu (3/6) malam.

Kejadian itu menurut srikandi PDIP yang dilantik menjadi PAW I Wayan Koster itu mengakui kalau kejadian yang menimpa sejumlah Pura di Bali akibat ketidaktahuan orang luar akan adat dan budaya Bali.

Namun, dibalik ketidaktauhan ini juga menjadi penting diberikan pemahaman khususnya warga Bali agar tidak terprovokasi akibat gerakan -gerakan radikal.

Pemberian pemahaman pengetahuan ini mencegah kemarahan warga Bali dari penghinaan yang ada.

Secara hukum, kata Gung Putri masalah pelecahan simbol agama telah diatur dalam kitab Hukum Pidana, bahkan sudah sering didengungkan akan kesepakatan bersama akan penghormatan agama yang satu dengan lainnya.

Namun diakui hal ini belum berjalan maksimal karena masih saja ada pelecahan pura yang muncul di Bali.

“Ya kami akan sering bertemu dengan kementrian agama, kami akan suarakan itu agar mendapatkan perhatian di pusat,” jelasnya. (art/bpn/tim)

Tinggalkan Komentar...