Dianggap “Gamya Gemana,” Sang Kakek Hamili Cucu Terancam “Kesepakang”

Kasus asusila menyebabkan cucu hami akan dikenai sangsi adat (ilustrasi google)

Bangli, balipuspanews.com – I Made Nadiana, seorang kakek cabul yang tega menghamili cucunya dianggap “Gamya Gemana” atau kawin dengan cara yang tidak wajar ( dengan ibu kandung, anak, dengan binatang dan sebagainya, red).

Lantaran dianggap membuat kekotoran, maka sang kakek mesti melaksanakan upacara pecaruan, jika tidak dilakukan sangsi kesepekang atau dikucilkan akan menunggu dari adatnya.

BERITA TERKAIT : Edannnn !!!!!! Kakek “Tiduri” Cucu 14 Tahun Hingga Hamil

“Rencananya soal sangsi akan dibahas setelah hari Kamis (11/5), ” kata Kapolsek Tembuku, AKP I Gde Sunjaya Wirya SH ketika dimintai keterangannya, Minggu (7/5).

Saat ini, kata Sunjaya, pihak desa adat setempat tengah khusuk mempersiapkan upacara agama di wilayahnya.

Seperti diketahui informasi yang berkembang di wilayah kejadian, sesuai aturan adat Bali hal itu juga disebut Gamya Gemana dianggap telah mengotori desa adat setempat yang sangsinya pelaku dikenakan menyelenggarakan upacara pecaruan apabila tidak diindahkan akan berpotensi terjadi pengucilan.

Redaksi | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik | Privacy Policy | Copyright | About Us
Member of
Exit mobile version