30 C
Denpasar
17/04/2021, 2:18 PM
Editor's PicksDianggap Mengancam Kelangsungan Petani Arak Tradisional, Keberadaan Arak Gula Dikeluhkan

Dianggap Mengancam Kelangsungan Petani Arak Tradisional, Keberadaan Arak Gula Dikeluhkan

balipuspanews google news

KARANGASEM, balipuspanews.com – Sejumlah petani arak tradisional yang berada di Desa Adat Kebung, Sidemen, Karangasem mengeluhkan beredarnya arak gula yang dipandang mengancam keberadaan arak tradisional.

Keluhan tersebut disampaikan saat Dinas Perindustrian dan Dagang Kabupaten Karangasem turun berdiskusi dengan para petani arak yang bertempat di wantilan Desa Adat Kebung Kangin, Sidemen, pada Rabu (24/2/2021) pagi.

Menurut Bendesa Adat Kebung, I Ketut Wika, pasca dikeluarkannya Pergub Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali, arak gula yang dianggap sebagai minuman fermentasi mulai beredar diwilayah Sidemen.

Yang membuat para petani arak tradisional mengeluh, harga jual arak gula dibanrol dengan harga jauh lebih murah ketimbang harga arak tradisional asli hasil penyulingan dari tuak menjadi arak.

Wika menuturkan, biasanya untuk Satu botol arak tradisional ukuran 600 mililiter dijual dengan harga Rp15 ribu sampai dengan Rp20 ribu per botolnya, sedangkan untuk arak gula dengan ukuran yang sama dijual dengan harga jauh dibawah yaitu Rp8 ribu per botolnya.

“Ya persaingan harga ini yang menjadi keluhan, karena perbedaan harganya cukup jauh sehingga dikhawatirkan maraknya arak gula akan berdampak terhadap kelangsungan dari petani arak tradisional bali,” kata Ketut Wika.

Ia berharap, dengan kondisi ini terlebih ada Perpres yang baru, ada kejelasan mengenai tata kelola arak tradisional serta ada standarisasi harga untuk arak tradisional Bali sehingga para petani serta produsen arak tradisional menjadi sejahtera.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Dagang Kabupaten Karangasem, I Nyoman Sutrisna saat dikonfirmasi membenarkan keluhan para petani arak tradisional tersebut.

“Para petani arak tradisional di Sidemen resah ada beredar arak fermentasi itu katanya menjatuhkan harga, harga arak gula dikatakan jauh lebih rendah, sehingga menyebabkan arak tradisional jadi kurang dilirik,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, kedepan bagaimana pemerintah harus hadir untuk melindungi petani arak tradisional. Jika disini Pemerintah tidak hadir dan melarang arak yang tidak khas tradisional seperti arak gula tersebut maka petani arak tradisional ini akan kalah bersaing yang tentunya akan mengancam kelangsungan petani arak yang sudah diwariskan turun temurun.

Ia juga mengatakan, kedepan bagaimana pemerintah agar membuat standarisasi dari sisi kualitas dan higienisnya sehingga tidak ada lagi persaingan harga.

Menurut Sutrisna, untuk mengatur semua itu memang harus ada petugas yang menertibkan, karena pengertian fermentasi yang dimaksud adalah bahan bakunya masih alami, sedangkan untuk arak gula dibuat dari gula yang merupakan gula yang sudah menjadi sebuah produk hasil olahan tebu.

“Ini perlu ditertibkan, nanti akan ada tim dari Provinsi dan Kabupaten yang segera akan bentuk, kemarin kita rapat agar segera tim bisa bergerak untuk melindungi para petani tradisional,” tandas Sutrisna.

Penulis : Gede Suartawan

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -
balipuspanews android app
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
5 Waktu Penting Cuci Tangan Dengan Sabun
00:48
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Mengantri
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berwisata
00:54
Video thumbnail
Tips Menaiki Pesawat di Masa Pandemi
01:06
Video thumbnail
Hal-hal yang Mesti Diperhatikan Setelah Keluar Rumah
00:48
Video thumbnail
Gaya Hidup Sehat yang Bisa Diterapkan di Tengah Pandemi
01:03
Video thumbnail
Perlengkapan yang Wajib Dibawa Dalam Tas di Masa Pandemi
00:57
Video thumbnail
Protokol Kesehatan di Tempat Ibadah
00:57
Video thumbnail
Tips Berkendara di Masa Pandemi
01:12
Video thumbnail
3 Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berkunjung ke Suatu Tempat
00:47
Video thumbnail
Langkah Mencegah Kluster Keluarga
01:03
Video thumbnail
Panduan Menggunakan ATM di Masa Pandemi
01:22
Video thumbnail
Tanda Daya Tahan Tubuh Melemah
00:52
Video thumbnail
6 Jenis Salam Pengganti Jabat Tangan yang Populer di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Lindungi Lansia dari Covid-19
00:44
Video thumbnail
Tips Aman Nyoblos di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Pergi Bekerja
00:56
Video thumbnail
Tips Menggunakan Kendaraan Umum di Masa Pandemi
01:05
Video thumbnail
Tips Aman Makan di Rumah Makan di Masa Pandemi
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Dihindari Saat Memakai Masker
00:50
Video thumbnail
Penggunaan Masker yang Benar
01:18
Video thumbnail
Tips Menjaga Imunitas Tubuh di Masa Pandemi
00:51
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja ke Supermarket
00:57
Video thumbnail
Tips Aman Berjualan di Masa Pandemi
00:45
Video thumbnail
Cara Mencuci Masker Kain Dengan Benar
02:25
Video thumbnail
Manfaat Menggunakan Masker Dengan Benar
00:45
Video thumbnail
Tips Aman Keluar Rumah di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Tips Aman Berbelanja di Pasar di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Protokol Kesehatan yang Harus Dilakukan Driver Taksi Online
00:56
Video thumbnail
Protokol Kesehatan yang Mesti Dipatuhi Driver Ojek Online di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Protokol Kesehatan Bagi Pekerja di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Tips Aman Menggunakan Taksi Online di Masa Pandemi Covid-19
00:54
Video thumbnail
Tips Aman Menaiki Ojek Online di Masa Pandemi
01:10
Video thumbnail
Tips Aman Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:26
Video thumbnail
7 Langkah Mencuci Tangan Benar
01:09
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:50
Video thumbnail
Etika Batuk yang Benar
00:51
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:49
Member of