Dibakar Cemburu, Pria Ini Nekad Tusuk Pemuda yang Dicurigai Selingkuhan Istrinya Hingga Tewas

Polisi sedang mengamankan lokasi korban penusukan di Batubulan, Gianyar, Bali
Polisi sedang mengamankan lokasi korban penusukan di Batubulan, Gianyar, Bali

GIANYAR, balipuspanews.com – Diduga cemburu buta, pria berinisial NW,36, mengamuk dan membacok pemuda bernama Jupriadi,36, di jalan Pasekan, Batubulan, Sukawati, Gianyar, Senin (24/1/2022) malam. Akibat peristiwa tersebut, Jupriadi tewas.

Korban Jupriadi sempat dilarikan ke RS Ganesha Celuk. Saat itu korban kehilangan banyak darah akibat luka tusuk yang dideritanya.

Kapolsek Sukawati Kompol I Made Ariawan P mengatakan, jenazah korban akan diotopsi untuk mencari tahu penyebab pasti kematiannya.

“Korban mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuh,” kata Kapolsek Sukawati.

Saat ini, Polsek Sukawati sudah mengamankan pelaku NW. Terduga pelaku masih diperiksa intensif untuk mengetahui motif pelaku nekat melakukan aksi sadisnya tersebut.

Rencananya dalam waktu dekat ini akan dilakukan rekonstruksi untuk mengetahui kronologi pasti terkait peristiwa pembacokan itu.

Sementara itu, Heri, kakak dari korban Jupriadi berharap agar pelaku dihukum seberat-beratnya atas perbuatan yang menyebabkan adiknya meninggal dunia.

“Kami berharap pelaku dihukum berat setimpal dengan perbuatannya,” kata Heri.

Selain membacok Jupriadi, NW juga membacok istrinya KS yang dicurigai ada hubungan gelap.

Peristiwa bermula saat korban KS tengah berada di konter miliknya. Tiba-tiba pelaku datang dan langsung menusukkan senjata tajam ke tubuh KS.

Wayan Sukarnasih, saksi mata, mengatakan, sebelum menganiaya KS pelaku NW, membacok Jupriadi yang saat itu sedang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

“Pelaku NW membacok Jupriadi membabi-buta ke beberapa bagian tubuh, terutama kepala,” kata Wayan Sukarnasih.

Akibat puluhan kali ditusuk menggunakan pisau, korban KS terkapar bersimbah darah. Warga yang melihat kejadian tersebut lalu membawa kedua korban ke rumah sakit.

Korban KS dilarikan ke Rumah Sakit Premagana Batubulan. Walaupun menderita puluhan luka tusuk di sekujur tubuh, saat ini kondisi korban sudah berangsur membaik.

Penulis : Ketut Catur

Editor : Oka Suryawan