sewa motor matic murah dibali

KINTAMANI, balipuspanews.com -Jika anda bermain ke daerah Kintamani, jangan lupa untuk mencoba pemandian air panas yang berada di Desa Toya Bungkah, Kintamani. Di kawasan Toya Bungkah sendiri ada dua buah pemandian air panas yang memanfaatkan mata air alam tersebut salah satunya Toya Devasya, kini objek wisata bertaraf Internasional ini kian meledak di pasaran, siapa dibalik tokoh pribumi sebagai penggeraknya ?

Dibandingkan sejumlah pemandian air panas lainnya di Bali kedua pemandian air panas di Toya Bungkah, Toya Devasya terbilang yang paling populer dan hits sekarang ini, tempatnya dikelola dengan profesional ditata dengan baik dan berada di tepi danau Batur sehingga setiap pengunjungnya selain bisa bercengkrama di dalam kolam pemandian yang disediakan, ataupun sambil menikmati minuman dan makanan ditemani juga pemandangan indah danau Batur.

Suksesnya Toya Devasya mempopulerkan wisata di Kintamani, Bangli ini tidak luput dari sosok yang juga membesarkan nama Toya Devasya dan Kintamani, yakni DR. I Ketut  Mardjana selaku General Manager, dan juga pemiliknya.

Siapa sangka pria kelahiran Batur, Kintamani, 18 Maret 1958 ini saat kecil melalui pahit getir kehidupan dan perjuangan. Lahir dalam lingkungan dari keluarga yang hanya seorang petani, tidak membuat seorang I Ketut Mardjana menjadi kecil hati.

Ia berjuang hingga meraih kesuksesan hingga saat ini. Berawal dari seorang siswa yang mendapatkan beasiswa di sekolah, hingga menamatkan pendidikannya hingga jenjang S3 di Monash University, Australia.

Karena kegigihannya menempuh pendidikan walau hanya dengan beasiswa tersebut, dan tercatat pula Ketut Mardjana pernah bekerja sebagai Direktur Pengembangan Usaha dan Umum PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) Tbk, Direktur Eksekutif Keuangan PT CMNP Tbk, Direktur Informasi dan Pengembangan Peraturan BUMN di Kementerian Keuangan, dan menjadi komisaris di sejumlah perusahaan di antaranya Komisaris PT. Jasa Sarana, Komisaris PT Semen Gresik, Tbk, Komisaris PT Indocement Tunggal Prakasa, Tbk, Komisaris PT Semen Tonasa (Persero), Komisaris PT Kapita Asia, hingga Komisaris PT Perkebunan Nusantara XI.

Ia mampu membawa Toya Devasya menjadi ikon kawasan wisata kelas dunia yang kini menjadi ikon pariwisata Bangli dan dikenal masyarakat Indonesia maupun Internasional. Mengandalkan potensi alam luar biasa indah dan menjadi daya tarik tersendiri bagi bagi turis yang berkunjung. (cita/bpn/tim)