KARANGASEM, balipuspanews.com – Bangunan Bale Lantang Museum Pustaka Lontar Dukuh Penaban kembali berdiri kokoh setelah sebelumnya sempat ambruk Desember 2022 lalu. Bangunan dengan desain atap ambengan itu dibangun oleh desa adat Dukuh Penaban setelah mendapat bantuan dari Bank Indonesia (BI) dan donasi dari kurator seni.
Bangunan yang juga difungsikan untuk pameran itu telah diplaspas sekaligus diresmikan oleh Deputi UMKM BI (Bank Indonesia) Bali, I Gusti Agung Diah Utari, pada Minggu (12/11/2023).
Bendesa Adat Dukuh Penaban, I Nengah Suarya mengatakan, pembangunan bale pameran ini berkat bantuan dari Bank BI sebesar Rp150 juta. Selain itu, ada juga sumbangan dari maestro lontar asal Karangasem Ida Gede Catra yang juga merupakan kurator di museum lontar sebesar Rp 50 juta serta sumbangan maestro arsitek tradisional Bali, Ir. I Ketut Artana senilai Rp 25 juta.
“Dari sisi perencanaan diperkirakan habis hingga Rp 224 juta, ini dananya bersumber dari bantuan BI dan donatur dari dua kurator kami, Ida Gede Catra dan Ir. I Ketut Artana, ini proses pengerjaannya murni semuanya tukang lokal dan warga kami, kami sangat berterimakasih kepada para donatur yang telah mendukung kelancaran pembangunan sehingga hari ini bisa diplaspas sekaligus diresmikan,” kata Suarya.
Nantinya, peruntukan bangunan ini bukan hanya sekadar untuk pameran saja, melainkan juga akan digunakan untuk acara meeting room atau pertemuan bagi masyarakat yang mau melaksanakan kegiatan di Museum Lontar Dukuh Penaban ini.
Sementara itu, Deputi UMKM BI Bali, I Gusti Agung Diah Utari usai potong pita peresmian bangunan tersebut mengatakan, bantuan dana untuk pembangunan bale lantang di Museum Pustaka Lontar Dukuh Penaban ini bersifat bantuan sosial.
“Desa Adat Dukuh Penaban sudah berhasil membentuk ekosistem pariwisata berkualitas dengan memberdayakan masyarakat lokal dan BI memiliki kewajiban untuk mendukung pembangunan bale lantang untuk melengkapi fasilitas museum ini,” terangnya.
Penulis: Gede Suartawan
Editor: Oka Suryawan



