Selasa, April 16, 2024
BerandaNasionalJakartaDidesak Bentuk Tim Investigasi, Polri Bentuk Tim Khusus Penyidikan Kasus Penembakan Laskar...

Didesak Bentuk Tim Investigasi, Polri Bentuk Tim Khusus Penyidikan Kasus Penembakan Laskar FPI

JAKARTA, balipuspanews.com – Polri merespons keraguan publik terkait transparansi penyidikan insinden penembakan terhadap enam anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI). Sejumlah pihak bahkan mendesak dibentuknya Tim Pencari Fakta (TPF) atau Tim Investigasi Independen.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan pengusutan insiden berdarah yang menewaskan enam pengawal Pimpinan FPI Muhammad Rizieq Shihab (MRS), pada Senin (7/12) dini hari, itu akan ditangani tim khusus bentukan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

“Kadiv Propam sudah membentuk tim. Saat ini kasus tersebut sudah ditarik ke Mabes Polri,” kata Irjen Pol. Argo Yuwono dalam jumpa pers di Bareskrim, Selasa (8/12/2020).

Dia menjelaskan bahwa penanganan kasus bakal berjalaan secara terbuka. Termasuk, tindakan-tindakan yang sudah dilakukan penyidik Polda Metro Jaya.

“Semua tindakan yang dilakukan oleh anggota dalam penyidikan, dilakukan pengawasan dan pengamanan oleh Divisi Propam. Semua dilakukan agar pengusutan kasus ini transparan,” ujarnya.

Argo menambahkan, Puslabfor Bareskrim Polri kini sedang melakukan pemeriksaan terhadap mobil yang terlibat dalam insiden kasus penembakan tersebut.

BACA :  Walikota Jaya Negara Buka Festival Beraban 2024 Dengan Tema "Saguna Prawerthi"

Sementara untuk enam jenazah laskar FPI akan segera dipulangkan setelah dilakukan pemeriksaan forensik terkait kasus penyerangan tersebut.

“Saat ini akan dilakukan autopsi dan Puslabfor akan memeriksa bukti lain,” kata dia.

Enam oramg tewas ditembak oleh polisi ketika dianggap menodongkan senjata dan menyerang polisi terlebih dahulu di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Mereka yang jadi korban itu yakni Ahmad Sofiyan alias Ambon, Andi Oktiawan, Faiz Ahmad Syukur, Muhammad Reza, Muhammad Suci Khadav, dan Lutfi Hakim.

Penulis : Hardianto 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular