Bawaslu Karangasem lakukan konfrensi pers terkait dugaan politis saat valentine
Bawaslu Karangasem lakukan konfrensi pers terkait dugaan politis saat valentine

KARANGASEM,balipuspanews.com – Sosiallisasi KPU Karangasem saat valentine yang diduga ada domplengan bupati Karangasem IGA Mas Sumatri berbuntut.

Diam- diam kegiatan tersebut mendapatkan atensi Bawaslu yang berujung pemanggilan kepada penyelenggara pemilu tersebut.

Selain KPU, Bawaslu juga telah memanggil
Kabag Humas dan Protokol Pemkab Karangasem untuk dimintai klarifikasinya.

“ Meski Ketua KPU Karangasem telah menjelaskan kepada sejumlah media bahwa kegiatan tersebut tidak mengundang Bupati, tapi kami penting untuk memastikan melalui klarifikasi, kami undang kedua belah pihak untuk memastikan apa betul bupati tidak mendapatkan undangan terkait kegiatan tersebut,” terang Ketua Bawaslu Karangasem, I Putu Gede Suastrawan kepada sejumlah awak media di kantor Bawaslu pada Senin (24/2/2020)

Kegiatan yang diwarnai dengan aksi membagi – bagikan souvenir dalam bentuk coklat dan bunga mawar tersebut, sebelumnya diduga didomplengi oleh Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri.

Tak hanya sekedar datang, ia juga ikut membagi-bagikan souvernir berupa coklat dan bunga mawar seperti yang dibagikan oleh KPU. Padahal menurut KPU, Bupati tidak termasuk didalam undangan dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, setelah mengumpulan informasi baik dari pihak KPU Karangasem maupun Pemkab Karangasem, Bawaslu memastikan tidak ada pelanggaran dalam kegiatan tersebut baik oleh KPU Karangasem maupun Bupati Mas Sumatri.

Hanya saja, sebagai pengawas yang memiliki tugas melakukan pencegahan dan penindakan, pihaknya perlu mengingatkan baik KPU Karangasem maupun Bupati Karangasem untuk berhati-hati kedepan karena kegiatan seperti itu bisa berpotensi didomplengi oleh kepentingan-kepentingan politik tertentu.

“ Kami, Bawaslu maupun KPU terikat dengan kode etik penyelenggara. Jadi jangan sampai karena kecerobohan, bisa berdampak pada kode etik sebagai penyelenggara,” kata Suastrawan.

Tak hanya KPU, Bawaslu juga mengingatkan Bupati Karangasem agar berhati-hati dalam menghadiri kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh penyelenggara. Apalagi statusnya tidak diundang dalam kegiatan tersebut. Karena seperti yang diketahui, I Gusti Ayu Mas Sumatri selain sebagai Bupati, juga sebagai Ketua Partai terlebih juga di gadang-gadang akan maju sebagai kandidat dalam Pilkada 2020 mendatang.

“ Dengan hadirnya dalam kegiatan sosiallisasi KPU, ada kesan Bupati mendompleng dan itu tentu tidak elok, karena ada banyak parpol peraih kursi di DPRD Karangasem juga mempunyai hak mengajukan calon,” tandas Suastrawan.(igs/tim/bpn)