Diduga Depresi Akibat Sakit Menahun, Nenek 85 Tahun Gantung Diri di Pohon Kopi

Nenek berusia 85 tahun ditemukan gantung diri disebuah pohon kopi. Nampak warga dan pihak berwajib menurunkan tubuh korban
Nenek berusia 85 tahun ditemukan gantung diri disebuah pohon kopi. Nampak warga dan pihak berwajib menurunkan tubuh korban

BANGLI, balipuspanews.com- Tubuh Ni Ketut Remih nenek berusia 85 tahun asal  banjar Susut Kaja, Susut, Bangli ditemukan tergantung di pohon kopi yang terletak ditegalan milik I Made Patra, Minggu (5/4/2020).

Peristiwa menggegerkan tersebut diketahui sekitar pukul 16.00 Wita oleh anak kandung korban, I Nengah Mudastra.

Humas Polres Bangli AKP Sulhadi, S.H, mengatakan, kejadiannya bermula ketika anak korban Nengah Mudastra tidak melihat korban di rumah ketika pulang dari sawah.

Khawatir terjadi sesuatu, Mudastra langsung mencari korban ke rumah tetangganya. Namun, korban tidak ada. Mudastra selanjutnya langsung mencari korban sampai ke belakang rumah. Tapi, korban tidak juga ditemukan. Sampai akhirnya Mudastra berjalan ke arah utara tepatnya ke tegalan milik I Made Patra. Sesampainya di TKP, betapa terkejutnya Mudastra ketika melihat tubuh ibunya  tergantung di sebuah pohon kopi.

Mengetahui hal tersebut, Mudastra langsung mengecek korban, namun korban sudah tidak bernyawa. Panik, Mudastra langsung memanggil I Nengah Mudiana yang tidak lain adalah kakak kandungnya, yang kemudian datang bersama dengan warga sekitar. Peristiwa tersebut langsung dilaporkan ke pihak berwajib.

Mendapati laporan tersebut, pihak kepolisian langsung bergegas menuju ke TKP, dan sesampinya di TKP aparat yang dibantu oleh warga sekitar langsung menurunkan tubuh korban.

Lantas apa penyebab kejadian tersebut? Informasi yang dikumpulkan menyebutkan, diduga peristiwa tersebut dipicu lantaran korban depresi karena menderita sakit kepala dan mengalami patah tulang pada lengan kiri yang tidak kunjung sembuh.

Dari hasil olah TKP dan hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Susut, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, hanya ditemukan bekas luka jeratan pada leher, lebam pada punggung, dan hidung keluar darah yang sudah mengering. Saat ini jenazah telah dibawa ke rumah duka. (riz/bas)