Selasa, Juli 16, 2024
BerandaDenpasarDiduga Depresi, Perempuan Tewas Gantung Diri di Kamar Kos

Diduga Depresi, Perempuan Tewas Gantung Diri di Kamar Kos

DENPASAR, balipuspanews.com – Peristiwa bunuh diri dengan cara menggantung diri terjadi di kamar kos lantai 2 di Jalan Plawa Banjar Pagan Tengah, Desa Sumerta Kauh, Denpasar Timur (Dentim), pada Minggu (23/6/2024) sekitar pukul 09.30 WITA.

Korban diketahui berinisial KAN,23, nekat gantung diri menggunakan selendang yang diikat di ventilasi kamar kosnya.

Kakak kandung korban berinisial KSU mengatakan, ia sempat bertemu dengan adiknya pada Sabtu 22 Juni 2024 sekitar pukul 24.00 WITA. Bahkan, saksi yang tinggal di Jalan WR Supratman ini membawakan makanan kesukaannya mie goreng.

Dijelaskan saksi, sang adik akhir-akhir ini terlihat galau di statusnya. Sehingga korban kerap menasehatinya. Sekitar pukul 24.00 WITA, saksi pulang ke rumahnya hendak istirahat.

Keesokan harinya, pada Minggu (23/6/2024) sekitar pukul 09.30 WITA, saksi kembali mendatangi kamar kos adiknya bersama saksi Ni Luh SU,26. Sebab, adiknya tidak datang bekerja.

Saksi lalu menggedor pintu kamar namun tidak dibuka oleh korban. Mereka pun lantas curiga melihat dari luar kamar pada ventilasi terdapat selendang (kain) yang terikat di ventilasi.

BACA :  Final Euro 2024 Spanyol Vs Inggris, Adu Hebat 2 Wonderkid Lamine Yamal dan Kobbie Mainoo

“Kedua saksi lantas menggedor sambil berteriak dan menyuruh penghuni kos lainnya untuk ikut untuk membuka kamar,” ucap Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi.

Bersama dengan penghuni kos lainnya, mereka kemudian naik ke lantai 2 dan mendobrak pintu kamar yang terkunci dari dalam. Namun tidak bisa. Beruntung tak lama pemilik kos datang memberikan kunci serep. Para saksi menyaksikan korban tewas dalam kondisi gantung diri menggunakan selendang kain terikat di leher.

Beberapa saat, Tim Identifikasi Polresta tiba dan melakukan olah TKP. Hasil pengecekan murni gantung diri dan tidak terdapat tanda-tanda kekerasan lainnya. Namun pada pergelangan tangan kiri terdapat luka sayatan benda tajam.

Sementara di meja terdapat pisau dapur warna biru dan gunting kecil warna biru. Sedangkan di samping pintu terdapat kursi kayu yang diduga sebagai pijakan korban. Sekitar pukul 11.38 WITA, petugas ambulans BPBD Kota Denpasar membawa jenazah untuk proses visum lebih lanjut.

“Apabila tidak ditemukan unsur tindak pidana, Polsek Denpasar Timur akan menghubungi keluarga korban untuk kelengkapan administrasi penyelidikan,” ungkapnya.

BACA :  Banyu Pinaruh, Pantai Watu Klotok Diserbu Masyarakat

Penulis: Kontributor Denpasar

Editor: Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular