Rumah kos Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Wijaya Kusuma, Kecamatan/Kabupaten Buleleng.
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

SINGARAJA, balipuspanews.com — Seorang mahasiswi semester IV, Jurusan Pendidikan Fisika, Universitas Pendidikan Gensha (Undiksha) Singaraja, bernama Ni Made Ayu Serli Mahardika (20) ditemukan tewas membusuk di dalam kamar kosnya, di Jalan Wijaya Kusuma, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Kamis (11/4) siang.

Diduga, wanita asal Banjar Dinas Senganan Kanginan, Desa Penebel, Kabupaten Tabanan tersebut tewas akibat dibunuh oleh pacarnya sendiri berinisial KI yang saat ini telah diamankan di Mapolsek Kota Singaraja. Dari pantauan di lokasi, jenazah korban langsung dikirim ke RSUP Sanglah, untuk di autopsi.

Jenazah Serli pertama kali ditemukan oleh teman kuliahnya bernama Meda (20) dan Albert (20) sekira pukul 10.00 wita. Dimana sebelumnya, orangtua Serli meminta kepada Meda untuk mengecek keberadaan sang anak, sebab sudah beberapa hari nomor teleponnya tidak aktif. Atas permintaan itu lah, Meda pun mengajak Albert serta dua rekan kuliahnya untuk mencari Serli di kosannya.

“Kami dapat kunci kosnya berada disela-sela jendela kamar. Pintu kamar kosnya baru kami buka setengah, sudah tercium aroma busuk. Akhirnya kami tidak berani masuk, dan langsung mencari keluarga Serli yang ada di daerah Banyuning. Hingga keluarga Serli itu lah yang menghubungi polisi,” terang Albert ditemui di Mapolsek Kota Singaraja.

Imbuh Albert, Serli terakhir kali mengikuti perkuliahan pada Senin (8/4) pagi. Raut wajahnya pun saat itu tampak ceria.

“Saya tidak tau apakah Serli sedang bertengkar dengan pacaranya atau tidak. Serli orangnya sangat tertutup,” singkat Albert.

Sementara, Wakapolres Buleleng, Kompol Ronny Riantoko membenarkan jika Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja telah berhasil menciduk kekasih korban, berinisial KI. Pria asal Kabupaten Tabanan itu diduga memiliki keterlibatan dengan kematian korban. Ia diciduk di sekitar kota Singaraja, dalam kurun waktu tiga jam setelah pihaknya menerima adanya laporan penemuan mayat.

Hanya saja, Kompol Ronny enggan membeberkan, penyebab kematian korban. Dengan alasan masih menunggu hasil autopsi dari RSUP Sanglah, Denpasar.

“Ya, korban ditemukan tewas diatas kasur. Diduga korban meninggal hari Senin. Kami juga masih menggali keterangan dari teman dekat korban (KI). Dan yang bisa kami jadikan petunjuk baru hasil olah TKP,” tutupnya.

Advertisement
Loading...