Ilustrasi (ist)
Ilustrasi (ist)

MANGUPURA, balipuspanews.com –
Pikiran I Made Juniawan, 34, warga Perum Alam Tegal banjar Pendem, Dalung, Kuta Utara, Badung, Bali ini benar – benar gelap. Bagaimana tidak. Pria malang ini nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri menggunakan selendang biru di kamarnya, Kamis (2/4/2020).

Tewasnya I Made Juniawan diketahui istrinya, Kadek Dian Diari,26, saat pulang kerja sekitar pukul 19.30 Wita. Pekerja salon ini pulang ke rumahnya untuk mebanten. Tapi begitu membuka pintu kamar, Kadek Dian menjerit histeris melihat suaminya gantung diri di kamar.

Mendengar teriakan Kadek Dian, warga setempat kaget dan berdatangan, begitu juga dengan ayah korban, I Made Suparna,60, yang tak jauh tinggal dari rumah korban, langsung datang ke TKP.

“ Ayahnya datang dan melihat anaknya (korban) dan memeluknya sembari menangis,” ujar sumber, Jumat (3/4/2020).

Sementara menurut keterangan Kasubag Humas Polres Badung Iptu I Ketut Gede Oka Bawa, Polisi datang ke lokasi untuk menyelidiki penyebab kematian I Made Juniawan. Dari keterangan ayah korban terungkap, dia sempat melihat anaknya yang terakhir kali pada Rabu (1/4/2020) pukul 16.00 hari.

“ Korban datang ke rumahnya untuk mengantar mobil. Selama 1 jam korban berada di rumah ayahnya. Hingga saat itu tidak ada lagi kabarnya,” ujarnya Jumat (3/4/2020).

Iptu Oka mengatakan, dari hasil lidik kematian korban murni bunuh diri dan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan ditubuhnya.

Dilokasi kejadian, petugas identifikasi menemukan surat PHK di saku celana panjangnya. Korban sendiri diketahui bekerja di salah satu Vila di kawasan Canggu Kuta Utara Badung.

Kendati demikian, Polisi belum bisa memastikan motif kematian korban karena PHK.

“ Kami temukan surat PHK di saku celana panjangnya. Untuk motif korban masih di selidiki,” jelas Iptu Oka. (pl/tim/bpn)