Kamis, November 30, 2023
BerandaJembranaDiduga Korsleting Listrik, Dua Rumah Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Dua Rumah Terbakar

JEMBRANA, balipuspanews.com– Dua rumah warga di Kecamatan Jembrana, Minggu (5/3/2023) terbakar. Musibah kebakaran itu terjadi diduga akibat korsleting listrik. Kebakaran pertama terjadi di Jalan Kutai, Banjar Sebual, Desa Dangin Tukadaya, Kecamatan/Kabupaten Jembrana.

Kebakaran yang terjadi rumah milik I Kadek Mardika,24,. Sebelum terbakar, Mardika meninggalkan rumah sekitar pukul 08.30 wita untuk pergi ke rumah mertuanya di Desa Baluk, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.

Pada saat meninggalkan rumah pintu dan jendela kamar dalam keadaan terkunci. Namun di dalam kamar terdapat kipas angin yang masih nyantol di colokan listrik.

Kemudian sekitar pukul 12.30 Wita Mardika dihubungi oleh istrnya Ni Luh Putu Meirawati kalau rumah mereka kebakaran.

Mardika lalu pulang dan setiba di rumah dilihat sudah banyak warga yang membantu untuk memadamkan api yang membakar kasur tempat tidur yang berada didalam rumah.

Dari keterangan I Nyoman Atsadana yang pertama melihat kebakaran itu, sekitar pukul 12.00 Wita melihat asap tebal mengepul dari rumah korban.

Lalu dia mengecek dan mendapati bahwa telah terjadi kebakaran di salah satu kamar rumah milik korban dan berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

Selanjutnya bersama dengan warga berusaha memadamkan api yang telah membakar kasur tempat tidur di dalam rumah korban. Tidak lama kemudian satu unit mobil pemadam kebakaran datang dan akhirnya api bisa dipadamkan sebelum melalap seluruh bangunan.

“Penyebab kebakaran ini diduga karena korsleting listrik pada kipas angin yang masih tercolok pada cuk yang berisikan aliran listrik,” ujar Kapolsek Kota Jembrana, Iptu Putu Budi Santika.

Sementara itu kebakaran kedua menimpa rumah kontrakan di jalan Gungung Agung, Kelurahan Loloan Timur, milik I Ketut Bayu Purwanta, 51, anggota polisi yang tinggal di Dalung Permai, Badung Kebakaran itu pertama kali diketahui oleh Lukman, 16, pemilik usaha odong-odong asal Dusun Nangger 1, Desa Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Probolinggo salah satu pengontrak dirumah itu.

BACA :  Ketut Rasi Dibantu Dinsos Bali, akan Dibuatkan Rumah Layak Huni

Sekitar pukul 23.00 Wita, Lukman sendirian di rumah kontrakanya dan pada saat menghitung uang diluar tiba-tiba listrik padam dan mencium bau hangus dari dalam rumah.

“Setelah dilihat sudah ada percikan api dari dalam kamar,”ujar Iptu Budi Santika.

Kemudian Lukman meminta pertolongan kepada Samsuki, untuk memadamkan api. Namun usaha mereka gagal karena api semakin membesar.

Karena api semakin membesar dan melalap bangunan yang ditempati Lukman dan Sihat, 35, pedagang mainan anak-anak warga Dusun Nangger 1, Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Probolinggo, Jawa Timur itu, warga kemudian meminta bantuan pemadam kebakaran.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran Pemkan Jembrana kemudian datang dan berusaha memadamkan api yang sudah membubung tinggi merembet dan membakar lantai 2 rumah disebelahnya milik Haji Hayud bagian kanopi, ac, dan korden nya.

Api akhirnya berhasil dipadamkan namun bangunan beserta isinya sudah ludes seperti almari, kasur, kartu KK, 2 unit kendaraan odong-odong, 1 buah kompor gas, dan tabung ukuran 3 kg, 2 buah tabung gas helium, 2 buah Accu kecil Yuasa, 6 buah Accu besar Yuasa.

“Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik didalam kamar,”jelasnya.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular