Rabu, Oktober 28, 2020
Beranda Bali Buleleng Diduga Memiliki Penyakit, Nenek di Desa Patas Ditemukan Gantung Diri

Diduga Memiliki Penyakit, Nenek di Desa Patas Ditemukan Gantung Diri

BULELENG, balipuspanews.com – Kejadian gantung diri menghebohkan warga Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Buleleng. Pasalnya warga dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat nenek yang meninggal akibat gantung diri, Kamis (3/9/2020) pagi.

Saat diidentifikasi, korban yang mengakhiri hidupnya dengan gantung diri tersebut diketahui bernama Nengah Derek (79), warga Banjar Dinas Yeh Panes, Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan kejadian bunuh diri ini pertama kali diketahui oleh tetangga korban yang bernama Nengah Suartini (51), yang tengah mencari korban pada Kamis pagi sekitar pukul 08.30 Wita. Saat itu ia merasa curiga terjadi sesuatu terhadap korban yang biasanya setiap pagi selalu datang ke rumahnya. Namun pada saat itu korban tidak terlihat sama sekali.

Nengah Suartini yang kemudian berinisiatif mencari korban di sekitar rumahnya namun tidak ditemukan. Selanjutnya mencari korban di sekitar kebun di sebelah barat rumah korban.

Saat tiba di lokasi kejadian, dirinya langsung kaget melihat korban yang menggunakan baju kaos warna ungu dan celana panjang warna hijau motif bunga sudah dalam kondisi tergantung di ranting pohon jambu mete setinggi 180 cm menggunakan selendang warna hijau.

Dirinya lalu menurunkan korban sambil meminta tolong warga sekitar. Setelah diturunkan, korban Nengah Derek langsung dilarikan ke Puskesmas Gerokgak I pada pukul 09.30 Wita. Namun saat diperiksa oleh petugas medis, korban sudah dalam kondisi tak bernyawa. Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan dan terdapat bekas jeratan di sekeliling leher.

Kapolsek Gerokgak Kompol Made Widana saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan warga bunuh diri dengan cara gantung diri di pohon.

“Korban gantung diri dengan menggunakan selendang berwarna hijau dengan panjang sekitar 3 meter,” ujarnya.

Dari keterangan keluarga diketahui korban Nengah Derek yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini diduga sedang mengalami depresi lantaran sakit stroke yang tak kunjung sembuh.

“Korban diduga mengalami sakit stroke ringan yang tidak kunjung sembuh sejak satu tahun terakhir,” tutupnya.

Pihak keluarga yang mengetahui kejadian tersebut mengaku sudah mengikhlaskan kepergian korban dengan cara gantung diri. Selanjutnya, jenazah langsung dibawa keluarga untuk diupacarai.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Mobil Terguling di Renon, Tidak Ada Korban Jiwa

DENPASAR, balipuspanews.com-Mobil Honda HRV terguling di Jalan Cok Agung Tresna Renon, Denpasar, pada Senin (26/10/2020) sore. Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa...

Kasus Pencurian Burung Tersangka Kampret Masuk Lapas, Polisi Tangkap Rekannya Wewek

DENPASAR, balipuspanews.com - Kadek Yasa alias Kampret,21, sudah menjalani vonis terkait kasus pencurian burung murai di Jalan Imam Bonjol, Gang Gunung Saba,  Desa Pemecutan...
Member of