Diduga Perkosa Anak Kandung, Pria asal Melaya Jembrana Ini Diamankan Polisi

Ilustrasi pemerkosaan
Ilustrasi pemerkosaan

NEGARA, balipuspanews.com-AR,44, kini harus meringkuk di balik jeruji besi. Warga banjar Munduk Bayur, desa Tuwed, Melaya itu diamankan polisi karena diduga memperkosa anak kandungnya.

AR yang istrinya menderita sakit struk itu tampaknya sudah menahan nafsu birahi. Karena sudah tidak tahan maka dia menjadi gelap mata. Apalagi saat melihat RS,21, putri kandungngnya mengenakan celana pendek. karena tidak tahan lagi maka pada bulan Maret 2020 sekitar pukul 19.00 AR nekat memperkosa putrinya . Saat itu RS, masuk kamar mandi. Melihat RS masuk kamar mandi AR langsung menyusul dan mendekap putrinya. RS yang kaget berusaha brontak. Namun setelah , diancam akan diusir dari rumah, RS menyerah dan tidak kuasa menolak saat ayah kandungnya melorotkan celananya lalu memperkosanya.

Setelah berhasil melampiaskan nafsunya kepada anak kandungnya, AR ternyata ketagihan. AR lalu mengulangi perbuatannya. Perkosaan yang kedua dilakukan AR terhadap anak kandungnya pada Rabu 22 April 2020, pukul 22.00 di dapur miliknya. Kembali dengan ancaman akan diusir RS tidak bisa berkutik. Sehingga AR bisa dengan leluasa melampiaskan nafsu bejatnya terhadap putrinya. .

Kemudian, AR kembali mengulangi perbuatannya pada 5 Juni 2020, sekitar pukul 24.00 di kamar RS. Kembali dengan ancaman akan diusir membuat RS ketakutan sehingga pasrah isetubuhi ayahnya.

Aksi pemerkosaan yang keempat dilakukan AR kpada Sabtu 15 Agustus 2020, pukul 03.00 . RS kembali diperkosa ayahnya di ruang keluarga. RS pasrah disetubuhi karena ayahnya kembali mengancam akan mengusirnya.

Setelah empat kali disetubuhi ayahnya, RS tidak kuat lagi menghadapi ulah bejat ayah kandungnya, sehingga dia melapor ke Polsek Melaya pada Senin (9/11/2020)

Kapolsek Melaya Kompol I Nengah Patrem saat Selasa (17/11/2020) mengatakan AR sudah ditangkap dan ditahan.

“ Saat ini berkas perkara juga sudah akan rampung dan segera kita limpahkan,” ungkapnya.

PENULIS : Anom Suardana

EDITOR : Oka