Diduga Rem Blong, Avansa Masuk Jurang di Bonthiying, Bayi 4 Bulan Tewas

Polisi saat melakukan evakuasi dan olah TKP kecelakaan di Jalan Raya
Polisi saat melakukan evakuasi dan olah TKP kecelakaan di Jalan Raya

BULELENG, balipuspanews.com – Diduga akibat rem blong, mobil avanza Nopol DK 1685 AAT yang dikemudikan pria berinisial MS yang beralamat di Jalan Pulau Bangka Lingkungan Bengawan Pedungan, Denpasar Selatan terjun ke jurang sedalam 10 meter di jalan Raya Singaraja – Desa Bonthiying, KM 22.100 tepatnya di Wilayah Banjar Dinas Rendetin, Desa Bonthiying, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng Minggu (4/7/2021) sekitar pukul 08.30 WITA.

Akibat peristiwa tersebut, bayi berumur 4 bulan yang menumpang di dalam mobil meninggal dunia.

Informasi yang berhasil dihimpun kejadian bermula saat pengendara mobil Toyota Avanza datang dari arah timur menuju ke barat sesampainya di lokasi kejadian yang dimana jalannya menurun serta menikung ke kiri membuat rem mobil yang membawa tujuh orang penumpang itu diduga blong dan tidak bisa dikendalikan. Selanjutnya mobil terjun ke jurang.

Baca Juga :  Hari Terakhir Pendaftaran Parpol Pemilu 2024, KPU Pastikan Tak Ada Masa Perpanjangan

“Dugaan sementara mobil tersebut mengalami rem blong sehingga mengalami out kontrol dan jatuh ke jurang,” jelas Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya saat dikonfirmasi, Minggu (4/7/2021) siang.

Akibat dari kejadian tersebut tujuh orang penumpang dan sopir yang berada didalam mobil dilarikan langsung ke Rumah Sakit Kertha Husada Singaraja untuk mendapatkan perawatan intensif, akan tetapi satu orang bayi berumur empat bulan tidak bisa terselamatkan nyawanya setelah mendapatkan cidera yang cukup parah.

“Sopir berserta penumpangnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, namun sayang sekali satu penumpang bayi telah dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter,” ungkapnya.

Dengan adanya kejadian tersebut pihak kepolisian tak berhenti untuk terus mengingatkan para pengendara agar selalu berhati-hati. Jika sebelum bepergian agar tidak lupa selalu mengecek kendaraan serta tidak memaksakan untuk menyetir jika dalam kondisi mengantuk.

Baca Juga :  Melawan Saat Ditangkap, Oknum Jambret Diberikan “Hadiah Timah Panas"

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan