Jumat, Juni 14, 2024
BerandaBadungDiduga Serangan Jantung, Pekerja asal NTT Meninggal di Kandang Babi

Diduga Serangan Jantung, Pekerja asal NTT Meninggal di Kandang Babi

PETANG, balipuspanews.com – Malang benar nasib Albertus Bili. Pria berusia 39 tahun asal NTT itu ditemukan meninggal di kandang babi wilayah Banjar Petang Dalem, Desa Petang Badung, pada Selasa (5/10/2021)sekitar pukul 06.00 WITA. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dugaan sementara, korban berpulang karena serangan jantung.

Dari keterangan sejumlah sumber di lapangan menyebutkan, korban Albertus Billi selama ini tinggal di rumah Nyoman Mertada di Banjar Petang Dalem, Desa Petang, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Setiap harinya, korban bekerja di proyek babi milik saksi.

Sementara menurut keterangan saksi pelapor Nofriyanus Tako,31, sekitar pukul 07.30 WITA, ia di telpon oleh saksi Jopan agar disuruh ke proyek babi di Banjar Petang Dalem, Desa Petang, Badung karena temannya sudah meninggal di kandang babi.

Setelah itu, saksi langsung menuju TKP. Setibanya disana, saksi pelapor kaget melihat korban terbujur kaku di tempat tidur kandang babi dalam posisi terlentang tengadah. Badan pria asal Sumba Barat Daya, NTT itu sudah tak bernyawa.

BACA :  Bungkam Filipina 2-0, Garuda Muda Torehkan Sejarah Baru

“Saya lalu tutup mukanya dengan menggunakan kain sarung. Saya juga menelpon teman teman lain untuk datang,” bebernya.

Menerima laporan ada korban meninggal terkena serangan jantung, Polsek Petang langsung meluncur ke TKP, disusul tim medis dari Puskesmas Petang I. Setelah di cek di seluruh tubuh korban, tidak di temukan adanya bekas kekerasan atau bekas benda tumpul atau benda sajam.

Kesimpulan awal Dokter Puskesmas Petang 1, bahwa korban meninggal karena serangan jantung. Selanjutnya jasad Albertus Billi dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan visum et revertum.

Sementara itu Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana membenarkan kejadian dan masih ditangani Polsek Petang.

“Korban sudah dievakuasi ke rumah sakit,” ungkapnya, Selasa (5/10/2021).

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular