Diduga Serangan Jantung, Pria Asal Jateng Berpulang di Depan Warung

Mohamad Alifi AS asal Kudus, Jawa Tengah (Jateng) ditemukan berpulang di depan Warung Amik di Jalan Raya banjar Dawas, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Kamis (21/01/2021) sore
Mohamad Alifi AS asal Kudus, Jawa Tengah (Jateng) ditemukan berpulang di depan Warung Amik di Jalan Raya banjar Dawas, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Kamis (21/01/2021) sore

TIBUBENENG, balipuspanews.com – Mohamad Alifi AS asal Kudus, Jawa Tengah (Jateng) ditemukan berpulang di depan Warung Amik di Jalan Raya banjar Dawas, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Kamis (21/01/2021) sore. Dugaan kuat, pria berusia 56 tahun itu terkena serangan jantung.

Kasubag Humas Polres Badung Iptu Gede Ketut Oka Bawa, menyebutkan, penemuan jasad Mohamad Alifi terjadi sekitar pukul 16.30 WITA. Hal ini awalnya diketahui saksi pemilik warung, Nih Luh D,37.

Saksi asal Singaraja itu hendak membuka warung dan melihat korban dalam kondisi duduk di depan warung beserta sepeda motornya Honda Beat warna hitam DK 8624 BP.

“Saksi melihat korban dalam kondisi sadarkan diri namun agak bau,” ujar Iptu Oka, Jumat (22/01/2021).

Saksi Ni Luh D kemudian meminta almarhum, supaya pindah dari depan warung, karena saksi mau buka warung. Tapi korban tidak merespon. Sehingga saksi meminta tolong warga setempat untuk memindahkan sepeda motor yang ada di samping korban.

Setelah motornya dipindahkan, korban lalu beranjak bangun dari tempat duduknya dalam kondisi sempoyongan mendekati sepeda motor yang dipindahkan.

“Setelah dekat dengan sepeda motor tersebut korban terjatuh rebah dan kejang-kejang,” terang Iptu.

Melihat korban kejang-kejang warga berupaya membantu sembari menunggu mobil ambulans datang. Nahas, sekitar pukul 17.30 WITA kondisi Mohamad Alifi sudah terbujur kaku.

“Nadi sudah tidak ada, tidak merespon panggilan, denyut jantung sudah tidak ada, nafas tidak ada dan pupil sudah melebar dan diduga korban meninggal karena serangan jantung,” ujar Iptu Oka.

Selanjutnya, warga menghubungi keluarganya dan jenazah dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan