Selasa, Juli 16, 2024
BerandaJembranaDiduga Terjangkit Rabies, Warga Penyaringan Meninggal

Diduga Terjangkit Rabies, Warga Penyaringan Meninggal

JEMBRANA, balipuspanews.com– Kasus gigitan anjing kembalimemakan korban jiwa. Seorang warga desa Penyaringan kecamatan Mendoyo meninggal dunia diduga karena rabies.

Korban meninggal pertama diduga rabies di tahun 2023 adalah NKCSD,36, warga Desa Penyaringan.  Dia meninggal di RS Balimed Negara pada Senin (13/2/2023) setelah digigit anjing.

Direktur RS Balimed Negara, dr I Gede Putu Dhinarananta menyampaikan korban datang ke RS Balimed pada Sabtu (11/2/2023) dengan gejala nyeri kepala dan muntah-muntah namun masih bisa diajak berkomunikasi.

Lalu pada Minggu malam korban mulai menunjukan gejala rabies dan mengamuk. Melihat kondisi itu petugas medis curiga korban rabies karena sempat ada riwayat gigitan anjing.

“Karena pasien ini mengamuk dan ganduh gelisah. Dokter kami melakukan evaluasi ulangan dan mencurigai adanya infeksi virus kemungkinan karena rabies karena korban sempat ada riwayat gigitan,” ujarnya.

Adanya warga meninggal diduga rabies disikapi petugas bidang Keswan dan Kesmavet dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana. Dirumah duka petugas mendapat keterangan dari keluarga kalau korban Januari lalu digigit anjing peliharaanya pada pelipis.

BACA :  Bangga !! Dua Guru Asal Buleleng Raih Penghargaan Nasional

Setelah digigit korban tidak meminta pengobatan ke fasilitas kesehatan. Padahal beberapa hari setelah menggigit anjing itu mati.

“Korban tetap tidak curiga anjing itu terjangkit ravies,” ujar IGN Rai Mulyawan dari bidang Keswan dan Kesmavet.

Dengan adanya informasi pihaknya  akan lakukan vaksinasi emergency  di wilayah Banjar Anyar untuk memastikan HPR disana sudah disuntik vaksin sehingga aman.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular