Sabtu, Februari 24, 2024
BerandaBulelengDiduga Terlibat Penyalahgunaan Narkoba, Oknum Penyuluh KB di Kecamatan Seririt Diamankan

Diduga Terlibat Penyalahgunaan Narkoba, Oknum Penyuluh KB di Kecamatan Seririt Diamankan

BULELENG, balipuspanews.com– Diduga terlibat penyalahgunaan narkoba, oknum penyuluh KB di Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng berinisial KD diamankan Tim Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, Rabu (13/9/2023) sekitar pukul 14.00 Wita di Wilayah Kelurahan Seririt.

Camat Seririt, I Gusti Putu Ngurah Mastika mengatakan, KD diketahui bekerja sebagai penyuluh KB yang bertugas di Kecamatan Seririt. Pihaknya mengaku cukup kaget atas penangkapan KD. Selama ini dengan banyaknya isu-isu peredaran narkotika di Kabupaten Buleleng, Ia mengaku sudah sering melakukan sosialisasi bahaya narkoba ke semua desa di Kecamatan Seririt.

“Kami belum tau laporan seperti apa karena aktivitas seperti biasa cuma kemarin karena ini bersifat langsung setelah ditangkap baru dikonfirmasi kepada aparat setempat untuk mendampingi. Kalau isu-isu beredar ada tapi tidak terbukti, ternyata kemarin baru terbukti dan prediksi yang bersangkutan adalah kurir,” ungkap Mastika saat ditemui, Kamis (14/9/2023).

Sebagai langkah antisipasi, mantan Camat Kubutambahan ini menegaskan sosialisasi telah dilakukan berkolaborasi dengan BNN Kabupaten serta Aparat Kepolisian bahkan sebelum penangkapan hingga 7 kilogram Narkotika kemarin. Hal tersebut buktikan Mastika dengan adanya satu desa yang menjadi percontohan Desa bebas narkoba yakni Desa Bubunan.

BACA :  Pro Kontra Hak Angket Kecurangan Pemilu Harus Disandarkan pada Konstitusi

Selain Desa Bubunan, pihaknya akan segera bersurat kepada 19 desa dan 1 kelurahan lainnya di Kecamatan Seririt. Sehingga diharapkan semua desa bisa mengikuti langkah Desa Bubunan sebagai Desa bersih dari narkoba (Bersinar) dan bisa mengurangi peredaran barang haram tersebut.

“Ini kan konteksnya perseorangan jadi kita tidak tau dan tidak bisa mendeteksi, kita hanya bisa mensosialisasikan agar Seririt tidak lagi terjadi penyalahgunaan narkoba. Jadi kita segera bersurat ke BNN supaya desa-desa lain bisa seperti di Bubunan,” imbuhnya.

Disisi lain, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Buleleng, Nyoman Riang Pustaka membenarkan jika KD memang penyuluh KB, namun statusnya sebagai pegawai kontrak. Kini pihaknya mengaku masih belum mendapatkan kepastian dimana posisi KD bahkan dari aparat yang melakukan penangkapan belum memberikan informasi secara resmi.

“Orangnya ini memang penyuluh KB. Kalau infonya ditangkap kita baru dengar dari WA belum dapat kepastian posisinya dimana masih konfirmasi ke pihak keluarga,” terang Riang.

BACA :  Dukung Kemajuan Pendidikan, Desa Adat Panjer Hibahkan Lahan untuk SDN 1 Panjer

Kemudian disinggung terkait dengan status pekerjaan KD, Mantan Camat Buleleng ini mengaku masih akan menunggu informasi resminya. Sehingga untuk sekarang hanya akan dilakukan penyetopan gaji dan apabila benar bersalah maka akan dilakukan proses pemberhentian dan motornya ditarik.

“(Status pekerjaan) Kita masih akan tunggu proses resminya Belum berani disampaikan bahwa bagaimana-bagaimana. Nanti kalau terbukti sampai dengan proses hukum dia benar bersalah ada proses pemberhentian dan motornya ditarik,” pungkasnya.

Sementara itu berita sebelumnya Tim pemberantasan BNNP Bali melakukan penyergapan di pinggir jalan raya Kawasan Seririt. Terdapat 7 box yang disita petugas pada Rabu (13/9/2023) sekitar pukul 14.00 Wita dari hasil pemeriksaan diduga kuat box seberat 7 kilogram itu berisi narkotika jenis ganja dengan berat bruto 7.222,33 gram atau berat netto 6.377,02 gram.

KD pun ternyata merupakan residivis kasus serupa yang baru bebas tahun lalu dan sekarang diduga terlibat dalam jaringan Medan-Bali yang beroperasi di daerah Buleleng.

Penulis: Nyoman Darma
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular