GIANYAR, balipuspanews.com – Seorang warga negara asing (WNA) asal Prancis ditemukan meninggal dunia di dasar jurang sedalam sekitar 30 meter di wilayah Banjar Kutuh Kaja, Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Selasa (28/4/2026) malam.
Korban berinisial SGB,35, diduga terjatuh ke dalam jurang sejak Minggu (26/4/2026). Proses evakuasi berlangsung dramatis dengan melibatkan tim gabungan dari BPBD Kabupaten Gianyar dan Polsek Ubud.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah D.P., menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan jenazah di dasar jurang dengan kondisi memprihatinkan.
“Kami menerima informasi dari masyarakat terkait adanya korban di dasar jurang. Setelah dilakukan pengecekan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan tersangkut di aliran air. Proses evakuasi cukup menantang karena kedalaman dan medan yang licin,” ujarnya.
Berdasarkan informasi awal, sebelum kejadian korban diketahui sempat mengonsumsi minuman beralkohol di sekitar lokasi, meskipun bukan di area villa tempat evakuasi dilakukan.
Saat ditemukan, korban berada di aliran air dalam kondisi tersangkut pada batu. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Gianyar kemudian melakukan evakuasi menggunakan teknik tali (vertical rescue).
Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 20.10 WITA dan berlangsung hampir satu jam. Berkat koordinasi antarpetugas, korban berhasil diangkat pada pukul 21.03 WITA.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa menggunakan ambulans PMI Gianyar menuju RS Prof. Ngoerah Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.
Selain BPBD, operasi ini juga melibatkan jajaran Polsek Ubud yang dipimpin oleh Kompol I Wayan P.A. serta Unit Reskrim Polres Gianyar.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kejadian. Dugaan sementara mengarah pada kecelakaan akibat terjatuh ke dalam jurang.
“Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan agar selalu berhati-hati, terutama saat beraktivitas di area dengan kontur alam yang curam,” tambahnya.
Penulis : Ketut Catur
Editor : Oka Suryawan



