Diduga Trobos Lampu Merah, Dua Pemotor “Adu Jangkrik” di Penarukan Buleleng

Kondisi sepeda motor yang mengalami adu jangkrik di Traffic light Simpang 4 Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng
Kondisi sepeda motor yang mengalami adu jangkrik di Traffic light Simpang 4 Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng

BULELENG, balipuspanews.com – Diduga melanggar traffic light simpang 4 kelurahan Penarukan, Buleleng, dua pemotor “adu jangkrik”, Rabu (26/10/2022) malam sekitar pukul 21.30 WITA. Akibat lakalantas tersebut, keduanya harus dilarikan ke RSU Kertha Usadha untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kedua pemotor yang terlibat kecelakaan itu adalah Putu Harta,18, yang mengendarai sepeda motor Honda Supra fit DK 3501 U. Sedangkan yang dilawan yakni Gede Agus,22, yang menaiki sepeda motor Yamaha Nmax DK 6022 UT. Keduanya masih satu Desa.

Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya menyampaikan, kecelakaan tersebut diduga bermula dari pengendara motor Supra datang dari arah selatan lalu berbelok ke kiri di traffic light Simpang 4 Kelurahan Penarukan dengan menerobos lampu yang masih menyala merah.

Tiba-tiba disaat bersamaan dari arah barat datang pengendara motor Nmax langsung berbelok ke kanan karena kondisi lampu sudah menyala hijau. Seketika kecelakaan adu jangkrik terjadi dan membuat keduanya harus dilarikan ke RSU Kertha Husada.

“Pengendara motor supra diduga nekat menerobos traffic light yang lampunya masih menyala merah, sehingga membuat terjadi kecelakaan dengan pengendara motor Nmax,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (27/10/2022).

Akibatnya hingga berita ini diturunkan pengendara sepeda motor Supra yang mengalami lecet di bagian dada dan kedua kaki, bengkak pada mulut, muntah darah masih belum sadarkan diri dan masih dirawat secara intensif.

Sedangkan pengendara sepeda motor Nmax mengalami luka robek pada perut bagian kanan, dahi kanan, lecet pada kedua tangan, dan dalam kondisi sadar masih menjalani perawatan.

“Kedua pemotor itu masih menjalani perawatan, namun pengendara motor Supra harus menjalani perawatan secara intensif karena tidak sadarkan diri sejak kecelakaan terjadi,” imbuh AKP Sumarjaya.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan