Evakuasi pohon tumbang naas Mobil BPBD tertimpa beton penyangga kabel telpon
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Semarapura,balipuspanews.com– Hujan lebat yang menguyur Kota Serombotan  Klungkung Rabu ( 8/11/2018) seharian penuh menyebabkan tanah longsor dan pohon tumbang dibeberapa titik. Seperti terlihat dikawasan Tukad Jinah jalan raya Banjarangkan, Tusan yang berbatasan dengan Kabupaten Gianyar dan jalan raya Takmung wilayah  banjar Uma Salakan, Banjarangkan. Nampak longsor dan tumbangan pohon sampai ke jalan. Apesnya lagi, mobil petugas BPBD Klungkung yang sedang menjalankan tugas ikut  tertimpa beton penyangga kabel telepon yang melintang.

Salah seorang saksi mata kejadian itu I Putu Kejot Arjawa mengatakan, peristiwa itu terjadi pada pukul 18.30 wita saat hujan lebat.  Dirinya yang saat itu tengah melintas dari arah Klungkung menuju Banjarangkan menggunakan mobil. Tiba -tiba dihadapannya tumbang  pohon besar melintang ke tengah jalan. Pohon pohon ini tumbang diikuti longsoran tanah lumpur dan beberapa tiang listrik kearah jalan. Akibatnya, terjadi kemacetan parah pada ruas jalan raya Takmung.

“  Saat melintas dibawah guyuran hujan deras, tiba tiba pohon yang berada di atas tebing bertumbangan ke tengah jalan disertai longsoran tana. Beruntung saat kejadian belum ada kendaraan yang melintas sehingga tidak ada korban pada peristiwa ini,” ujar Kejot Arjawa.

Setelah kejadian itu dirinya mengaku langsung menghubungi Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung supaya dilakukan pembersihan badan jalan sehingga kendaraan dapat melintas kembali.

Kamis (8/11/2018) pagi, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta langsung turun ke lapangan untuk meninjau proses pembersihan batang pohon dan longsoran tanah yang masih menutupi sebagian ruas jalan. Puluhan petugas yang terdiri dari anggota BPBD, TNI, POLRI, DLHK dan dinas perhubungan bahu membahu melakukan pembersihan dahan pohon dan lumpur yang menutupi jalan.

Didampingi Kepala BPBD  Putu Widiada dan kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Nyoman Mudarta, Bupati Suwirta juga mengamati sejumlah titik tebing yang dianggap berpotensi terjadi longsor, termasuk juga kawasan objek Wisata Goa Jepang yang berada tidak jauh dari lokasi longsor.

Bupati Nyoman Suwirta mengatakan, saat melaksanakan bedah desa di Desa Banjarangkan beberapa waktu lalu, dirinya mengaku telah memerintahkan Dinas PU Pera untuk membuat perencanaan dalam mengantisipasi musibah longsor yang mungkin terjadi pada sepanjang tebing di kecematan Banjarangkan.

“ Saya harap perencanaan yang saya perintahkan terkait penguatan tebing ini agar bisa secapatnya terealisasi. Saya juga sampaikan terima kasih kepada semua pihak baik BPBD, TNI/POLRI dan semua pihak yang telah sigap membersihkan jalan yang tertimbun longsor, mari kita semua waspada memasuki musim penghujan ini,” ujar Bupati Suwirta.

Sementara itu Kepala BPBD Putu  Widiada yang turun langsung kelokasi bencana mendampingi Bupati Klungkung Nyoman Suwirta menyatakan rasa syukurnya karena  aparatnya luput dari bencana saat mengevakuasi material longsoran saat hujan lebat terjadi, walaupun mobil operasional BPBD KLungkung hampir selama sejam lebih teronggok tidak bisa bergerak karena tertimpa beton penyangga kabel telpon.

Menurutnya, pembersihan telah dilakukan semenjak laporan dari masyarakat diterima BPBD yakni Hari Rabu (7/11/2018) pukul 18.45 wita. Pembersihan dilakukan dari pukul 19.00 wita hingga pukul 22.00 dan berhasil membersihkan sebagian sehingga kendaraan dapat melintasi sebagian ruas jalan. Pembersihan kembali dilanjutkan Kamis (8/11/2018) pagi, evakuasi material terus dilakukan  hingga jalanan benar benar bisa normal kembali. (Roni)

Advertisement

Tinggalkan Komentar...