sewa motor matic murah dibali

SINGARAJA, balipuspanews.com — Kondisi jembatan darurat di Banjar Dinas Kubu Kelod, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng kembali memprihatinkan.

 

Pantauan di lokasi Rabu (23/1), jembatan darurat sempat digarap BPBD Buleleng dengan memanfaatkan tubuh jembatan yang sudah hanyut saat diterjang banjir bandang pada Februari 2017 lalu, kembali terputus akibat tergerus luapan air bah.

 

Luapan banjir menggerus tanah mengakibatkan bagian ujung utara badan jembatan terendam air. Karung pasir sempat dipasang sebagai penahan turut hanyut terbawa derasnya banjir.

 

Praktis, jembatan darurat semula bisa dilalui kendaraan roda dua itu, kini hanya bisa dilewati dengan cara berjalan kaki.

 

Gede Arya Prabawa merupakan warga tinggal di Banjar Kubu Kelod menuturkan, jembatan darurat kembali terputus akibat diterjang banjir, pada Senin (22/1) malam.

 

Putusnya akses jembatan darurat membuat dirinya terpaksa harus kembali memutar haluan melewati jalan alternatif dengan jarak tempuh sekitar 15 menit menuju pusat desa Bungkulan.

 

“Biasanya, kalau pakai sepeda motor cukup 5 menit saja dari rumah (Banjar Kubu Kelod) menuju pusat desa. Sekarang, 15 menit karena harus memutar melewati jalur alternatif. Kalau hujan-hujan begini susah juga lewat sana (jalur alternatif). Jalannya becek, sempit, harus ektra hati-hati karena harus melewati pematang sawah,” singkatnya.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here