Dihantam Gelombang Tinggi, “Raja Laut” Terbalik di Selat Lombok

Jukung nelayan asal Desa Seraya, Karangasem nampak terbalik di Selat Lombok setelah diterjang ombak besar
Jukung nelayan asal Desa Seraya, Karangasem nampak terbalik di Selat Lombok setelah diterjang ombak besar

KARANGASEM, balipuspanews.com – Jukung bertuliskan Raja Laut yang ditumpangi Ketut Diarsa,46, nelayan asal Banjar Dinas Tukad Item, Desa Seraya Timur, Karangasem terbalik di perairan Selat Lombok, Selasa (27/9/2022) pagi.

Kejadiannya bermula saat Diarsa pergi melaut sekira pukul 04.00 WITA.

Setelah satu jam perjalanan, korban sampai di lokasi perairan Selat Lombok. Rupanya cuaca saat itu sedang tidak bersahabat. Gelombang tinggi menghempaskan jukung yang dinaikinya hingga menyebabkan layar jukung lepas sebelum akhirnya terbalik.

Beruntung, korban berhasil selamat dengan cara berpegangan dan diam di atas jukung yang terbalik. Ditengah situasi tersebut, korban yang membawa hp langsung menghubungi adik dan kakaknya untuk meminta bantuan.

Baca Juga :  Denpasar Kembali Gelar Parade Gong Kebyar Anak-anak dan Wanita

Ketegangan tak berhenti di sana, kendati berhasil menghubungi keluarganya, derasnya arus saat itu sempat membuat jukung yang sudah terbalik terbawa arus hingga dikawasan perairan Ujung, hingga akhirnya 6 unit jukung bantuan datang dan berhasil mengamankan korban dan posisi jukung tersebut.

Setelah beberapa saat gelombang akhirnya cukup tenang dan jukung langsung dibalik ke posisi semula, sampai akhirnya berhasil dievakuasi menuju pangkalan jukung di Pantai Songan Tukad Item, Seraya Timur.

Hanya saja, meski berhasil diamankan, namun korban mengalami kerugian berupa kerusakan pada bagian layar jukung serta satu unit mesin yang ditaksir mencapai Rp 4 juta rupiah.

Sementara itu, Kasat Pol Air Polres Karangasem, AKP I Gusti Bagus Suteja saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan proses evakuasi ditengah laut dilakukan oleh rekan nelayan hingga keluarga korban. Sedangkan pihaknya hanya membantu proses evakuasi jukung di pantai Tukad Item.

Baca Juga :  Diduga Dalam Pengaruh Miras, Wisatawan Asal Maladewa Ceburkan Diri ke Pantai Lebih

“Yang membantu evakuasi dan penarikan jukung dari pihak keluarga dan teman sesama nelayan, tadi kita cuma bantu tarik ke darat saja di Pantai Tukad item,” kata Suteja.

Penulis : Gede Suartawan

Editor : Oka Suryawan