Minggu, Oktober 25, 2020
Beranda Bali Denpasar Diharapkan Sebagai Dasar Hukum, Perda RUED Bali Dapat Persetujuan Substansi dari DEN

Diharapkan Sebagai Dasar Hukum, Perda RUED Bali Dapat Persetujuan Substansi dari DEN

DENPASAR, balipuspanews.com – Hari ini, Kamis (13/8/2020), Sekjen DEN Djoko Siswato dan Pemerintah Daerah Provinsi Bali yang diwakili Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda, serta Koordinator Pembahasan Ranperda RUED Provinsi Bali IGA Diah Werdhi Srikandi WS menandatangani Berita Acara Persetujuan Substansi Perda Provinsi Bali tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED), di Gedung DPRD Bali.

Perda RUED Provinsi Bali Tahun 2020-2050 tersebut, telah mendapat persetujuan substansi dari Dewan Energi Nasional (DEN).

Dimana, Perda ini baru disahkan dalam Rapat Paripurna DPRD Bali pada 21 Juli lalu.

Adapun penandatanganan Berita Acara tersebut untuk mempercepat proses penetapan Perda RUED Provinsi Bali, yakni mendapatkan nomor registrasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Berita acara tersebut digunakan sebagai lampiran untuk memperoleh nomor register dari Kementerian Dalam Negeri. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah dapat disetujui nantinya oleh Kemendagri untuk penomoran registrasinya,” ujar Sekjen DEN Djoko Siswato.

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, Perda RUED menjadi dasar hukum di daerah untuk mendukung pemanfaatan energi.

“Kalau itu sudah ada RUED itu bisa sebagai dasar hukum, juga dasar untuk dilakukan penganggarannya baik itu oleh APBD maupun BUMD. Jadi sebagai dasar hukum sehingga nanti kalau ada investor swasta ingin investasi untuk pengembangan energi daerah dasar hukumnya sudah ada,” jelas Siswanto.

Sementara itu, Koordinator Pembahasan Ranperda RUED Provinsi Bali IGA Diah Werdhi Srikandi WS menyampaikan, pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) di Bali baru mencapai 0,27 persen.

Dalam Perda RUED Provinsi Bali, pemanfaatan EBT di Bali ditargetkan bisa mencapai 20,57 persen pada tahun 2050.

“Kami sudah memasukkan di lampiran RUED-nya itu sampai tahun 2050 pemanfaatan EBT mencapai 20,57 persen, karena Perda RUED ini berlaku 30 tahun,” ungkapnya.

Politisi PDI Perjuangan Provinsi Bali ini berharap, Perda RUED Provinsi Bali ini segera mendapat nomor registrasi dari Kemendagri, sehingga Perda itu bisa diberlakukan.

“Jadi proses untuk Bali pada saat ini sudah proses untuk nomor registrasi. Dengan Berita Acara serah terima ini akan langsung lanjut proses (di Kemendagri), nanti akan keluar nomor registrasi,” tandasnya.

Penulis : Ni Kadek Rika Riyanti

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Warga Temukan Orok di Parit Areal Jogging Track Sanur Kauh

SANUR, balipuspanews.com - Penemuan orok membusuk berlangsung di pinggir parit areal jongging track di Jalan Prapat Baris, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Jumat (23/10/2020) sekitar...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of