Truk besar bermuatan dedak atau bekatul roboh diatas KMP Prathita IV
Truk besar bermuatan dedak atau bekatul roboh diatas KMP Prathita IV

GILIMANUK, balipuspanews.com – Angin kencang dan gelombang tinggi yang terjadi di jalur pelayaran kapal Selat Bali, menimbulkan musibah. Tiga unit kendaraan barang yang dimuat Kapal Motor Penumpang (KMP) Prathita IV mengalami kerusakan.

Musibah itu berawal dari KMP Prathita IV yang berlayar dari pelanuhan Ketapang, Banyuwangi pada (3/6)sore dengan memuar beberapa kendaraan.

Namun saat kapal mulai bergerak koordinat dari 1.0 ke 1.2 terjadi angin kencang berkecepatan 15-18 knot serts gelombang tinggi dengsn alun 1, 5-2 meter dari laut utara Banyuwangi. Akibat hempasan angin dan gelombang tinggi itu, kapal dengan Pjs nahkoda, Saiful itu oleng.

Kerasnya kapal bergoyang membuat cincin dan tali lesing pemgikat truk besar DK DK 8904 roboh dan terguling dan dedak atau bekatul yang dimuat dari Srono, banyuwangi dengan tujuan Buleleng, tumpah di dek kapal.

Truk yang dikemudikan Komang Dedik Adnyana,(36) asal Desa Bekel KecamatanBusung Biu, Buleleng tersebut menimpa mobil box L 9485 AY, yang memuat oderdil dari Surabaya tujuan Denpasar yang dikemudikan Allen Cery Darmasto (20) warga Mulyorejo, Surabaya serta Truk Sedang DK 8277 GW, dengan muatan makanan ayam dari Surabaya menuju Kintamani, Bangli yang dikemudikan Ketut Artawan (52) warga desa Sukawana, Kintamani.

“Truk sedang mengalami kerusakan pada bak muatan dan mobil bok mengalami penyok pada box nya,” ujar Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Gusti Nyoman Sudarsana.

Sementara itu kepala Kantor Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP) atau Syahbandar Gilimanuk I Ketut Aryadana mengatakam sesuai berita acara, persitiwa itu akibat dampak dari cuaca buruk yakni angin kencang yang mengakibatkan kapal oleng sehingga tali dan cincin lasing pengikat truk besar itu putus dan roboh kekanan menimpa truk sedang dan moil box.

Setelah selesai bongkar muatan di Dermaga Movile Bridge (MB) 1 pelabuhan Gilimanuk kemudian sekitar 17.20 KMP Pratitha IV kembali ke Pelabuhan Ketapang untuk melakukan evakuasi truk yang terguling itu.

“Truk yang terguling dievakuasi di pelabuhan ketapang dan tidak ada korban jiwa atau luka-luka akibat peistiwa itu,” ungkapnya.

Penulis/editor : Anom