Korban gantung diri
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Karangasem, balipuspanews.com – Warga Desa Peringsari, Selat, Karangasem pagi ini digegerkan dengan penemuan sesosok tubuh tergantung dipohon nangka yang berada tepat dipinggiran lahan pertanian di Dusun Babakan. Sabtu (14/07).

Berdasarkan informasi yang didapat, sesosok tubuh yang tergantung tersebut adalah salah satu warga asal Banjar Dinas Babakan, Desa Pringsari, Selat, Karangasem bernama I Made Mardiasa (45).

Pria yang berprofesi sebagai petani ini ditemukan oleh salah satu warga bernama I Gusti Lanang Men sekitar pukul 10.00 wita setelah Ni Komang Ayu Megawati selaku istri dari korban meminta bantuan kepada warga setempat lantaran suaminya tak kunjung pulang.

Baca Juga: Menyeberang Jalan, Pegawai Negeri  Tewas Diseruduk Mobil Avansa

Sebelum Ni Komang Ayu Megawati memutuskan untuk meminta bantuan kepada warga untuk mencari suaminya itu, awalnya sekitar pukul 03.00 wita dini hari dirinya terbangun namun sang suami ternyata sudah tidak ada lagi tidur disampingnya. Namun saat itu, Megawati mengira suaminya pergi kepasar Selat sehingga tidak terlalu hawatir.

Selang waktu berjalan, hingga pukul 08.00 wita, korban tetap tidak kunjung pulang. Dibenaknya jika pergi kepasar seharusnya sudah datang.

Disana Megawati mulai curiga dan hawatir sehingga meminta bantuan kepada warga lainnya untuk mencari suaminya. Setelah dilakukan pencarian, rupanya salah satu warga tersebut menukan korban sudah dalam kondisi tergantung menggunakan seutas tali nilon disebuah pohon nangga yang berada dipinggiran sawah.

Baca Juga: Pengacara Terdakwa Geng Bulgaria, Minta Rekaman CCTV di TKP Diungkap

Penemuan tersebut lantas segera dilaporkan ke Polsek Selat untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.

“Ya benar ada laporan dari warga,” ujar Kapolsek Selat, AKP I Made Sutirta membenarkan penemuan tersebut. Beberapa saat setelah dilaporkan, anggota Polisi tiba dilokasi dan langsung melakukan pengecekan terhadap korban kemudian menurunkan korban untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas Selat.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Dokter Puskesmas Selat, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban. Tim medis menyatakan bahwa korban meninggal dunia murni akibat bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan tali nilon warna biru.

Sementara itu, dari pihak keluarga korban  menolak untuk dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan serta menerima kematian korban dengan iklas. (suar/bpn/tim)

Tinggalkan Komentar...