Pengacara Togar Situmorang
Pengacara Togar Situmorang
sewa motor matic murah dibali

DENPASAR, balipuspanews.com – Pengacara kondang, Togar Situmorang memilih no comment ketika dikonfirmasi soal penyitaan kantornya di Jalan By Pass Ngurah Rai, Denpasar.

” Ini belum kita bicara dulu, ini kok simpang siur ya, apalagi media kok begini ya, saya merasa keberatan cuman saya belum bisa ngomong, saya mau jelas dulu sampai  sejauh mana beritanya, nantilah sabar dulu saya no comment dulu ya, ” kata Pengacara Togar Situmorang ketika dimintai konfirmasinya, Jumat (25/4/2019).

Seperti diberitakan sebelumnya kasus penipuan terhadap bos Maspion Alim Markus terkait penipuan, penggelapan, Tindak Pidana Pencucian Uang dan pemalsuan sertifikat tanah Pelaba Pura Jurit Uluwatu melibatkan Mantan Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta terus bergulir, bahkan kali ini kasus penipuan senilai 149 M tersebut menyeret nama mantan pengacara Sudikerta yaitu Togar Situmorang.

BERITA TERKAIT: 

Telusuri Aliran Dana, Kantor Mantan Pengacara Sudikerta, Togar Situmorang Disita

Togar Situnorang merupakan mantan pengacara Ketut Sudikerta yang beberapa waktu lalu dikabarkan mengundurkan diri menjadi pengacara Sudikerta.

“Togar Situmorang mantan pengacara tersangka Sudikerta diperiksa pada hari Jumat tanggal 26 April 2019 sejak pukul 09.30 sampai pukul 12.30 wita terkait aliran dana dan memang benar beberapa dana Maspion salah satunya mengalir digunakan untuk membeli kantor pengacara Togar Situnorang yang beralamat di Jalan Bypass I Gusti Ngurah Rai Denpasar seharga 5 miliyar termasuk juga 300 juta untuk renovasi kantor,” ungkap Kabid Humas Polda Bali, Kombespol Hengky Wijaya, Jumat (26/04/2019).

Hengky Wijaya juga menyatakan bahwa akan dilakukan penyitaan terhadap aset kantor tersebut oleh Polda Bali.

“Terkait kantor tersebur akan dilakukan penyitaan aset,” tutupnya.

I Ketut Sudikerta sebelumnya dinyatakan sebagai tersangka kasus penipuan terhadap bos Grup Maspion Alim Markus senilai 149 Miliar pada 28 Maret 2019 lalu, banyak nama yang terseret kedalam kasus ini antara lain dua orang kawan Sudikerta yakni Wayan Wakil dan Anak Agung Ngurah Agung serta. (art/catur/bpn/tim)