Dikunjungi Sudirta, Bupati Giri Prasta Minta Dukungan Anggaran dari Pusat

Ket foto: Nyoman Giri Prasta, Bupati Badung yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Badung saat menerima bantuan alat pelindung diri (APD) Covid-19 dari I Wayan Sudirta, Anggota Komisi III merangkap Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI di Sekretariat DPC Badung, Rabu (5/8/2020).
Ket foto: Nyoman Giri Prasta, Bupati Badung yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Badung saat menerima bantuan alat pelindung diri (APD) Covid-19 dari I Wayan Sudirta, Anggota Komisi III merangkap Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI di Sekretariat DPC Badung, Rabu (5/8/2020).

BADUNG, balipuspanews.com- Nyoman Giri Prasta, Bupati Badung yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Badung, mengharap Wayan Sudirta, Anggota Komisi III merangkap Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, memberikan perhatian untuk membantu pemerintahan di wilayahnya.

Dalam.keterangan tertulisnya, Jumat (7/8/2020), Sudirta mengaku permintaan Bupati Badung tersebut disampaikan di tengah pandemi Covid-19 yang membuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) sari sektor pariwisata sebagai sumber utama APBD Kabupaten Badung, mengalami penurunan drastis.

Sudirta, mengungakapkan saat ia diterima Bupati Badung Giri Prasta dalam acara Konsolidasi Internal Partai PDI Perjuangan di Sekretariat DPC Badung, Rabu (5/8/2020)), Bupati Giri Prasta mengatakan wisatawan yang berkunjung ke daerahnya turun drastis, hotel, restoran dan tempat wisata ditutup, ribuan karyawan bidang pariwisata di rumahkan, hingga pajak dari pariwisata turun drastis..

Wayan Sudirta menjelaskan kunjungannya menemui Bupati Giri Prasta selain dalam rangka kunjungan kerja reses sebagai anggota Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Bali , kunjungannya itu juga menjalankan serangkaian tugas partai sebagai Wakil Ketua Badiklatpus (Badan Pendidikan dan Pelatihan Pusat) PDI Perjuangan.

Ia mengaku senang karena disambut meriah. Itu bisa ditunjukkan dari seluruh kursi di sekretariat DPC yang terisi penuh, selain Giri Prasta, hadir juga Dr. Putu Parwata, Sekretaris DPC PDIP Badung dan juga Ketua DPRD Badung, Nyoman Dirga Yusa yang juga Bendahara DPC dan Anggota DPRD Badung, fungsionaris DPC, PAC, dan Anggota DPRD Badung Fraksi PDI Perjuangan lainnya.

Dalam konsolidasi serta serap aspirasi tersebut, Giri Prasta menekankan pentingnya komunikasi dengan Sudirta selaku Anggota DPR, dan menjadikan wakil Bali yang duduk di Badan Anggaran DPR tersebut sebagai jembatan aspirasi antara rakyat Badung dan Bali pada umumnya dengan pemerintah pusat. Giri juga berharap, Sudirta bisa menjadi penghubung untuk mendapatkan peluang-peluang bantuan yang tersedia di pusat, guna pembangunan Badung dan kesejahteraan rakyatnya.

Sudirta memaparkan referensi bagaimana tokoh penting seperti Lee Kuan Yiew memerintah dan mengatur Singapura untuk membangun ekonomi dan ketaatan rakyatnya pada hukum. ‘’Lee Kuan Yew, membentuk disiplin kuat rakyat Singapura melalui regulasi dan perangkat hukum dengan implementasi dan sanksi hukum yang tegas,’’ katanya.

Sebab, menurut referensi, imbauan-imbauan tanpa sanksi hanya ditaati oleh sekitar 30% warga, sementara 70% warga lainnya hanya taat kalau dihadapkan pada hukum dengan sanksi yang tegas.

Karenanya, dalam membangun Badung dalam pandemi Covid-19 seperti sekarang, antara ekonomi khususnya pariwisata serta perlindungan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, tidak bisa menjadi dua sektor yang harus dipilih salah satu. Kelangsungan hidup masyarakat membutuhkan pembangunan keduanya, pariwisata yang menjadi sumber utama kehidupan rakyat Badung dan Bali, tapi kesehatan juga tidak boleh diabaikan.

Keduanya harus dibangun bersama dengan strategi yang tepat. Sudirta menyarankan, pariwisata dibuka untuk menghidupkan perekonomian. Tapi, untuk menekan penularan Covid-19, protokol kesehatan harus diterapkan ketat, diatur dengan Perda, disertai sanksi mulai sanksi ringan seperti teguran, penutupan tempat usaha sampai kerja sosial bagi pelaku yang melanggar. Sanksi pidana adalah alternatif terakhir. Ujar Sudirta, Korea, Jepang dan Cina berhasil menanggulangi Covid dan mempertahankan pertumbuhan ekonominya dengan pola ini.

‘’Badung yang handalan utamanya pariwisata, bisa mengatur dua sektor ini dengan Perda, dan bisa meniru bagaimana Lee Kuan Yew membangun Singapura. Saya yakin, masyarakat akan tertib, taat hukum dan menjadi disiplin,’’ katanya.

Giri Prasta menyambut penuh semangat paparan Sudirta, yang juga dikenal sebagai pengacara Ahok dan pengacara Presiden Jokowi ini. Sementara merespon paparan Sudirta tentang Badiklat PDI Perjuangan untuk menyiapkan kader-kader partai yang handal, Giri Prasta langsung menunjuk dan menugaskan Made Rai Wirata,SH seorang kader muda PDI Perjuangan dari Desa Gulingan, untuk membentuk Badan Pendidikan dan Pelatihan Cabang Badung. Rai Wirata yang hadir dalam pertemuan itu menyatakan siap dan menjanjikan dalam seminggu calon personalia Badiklatcab Badung sudah tersusun.

Di akhir pertemuan, Sudirta menyerahkan 1000 masker untuk Badung sebagai simbol moral, bahwa protokol kesehatan sangat penting untuk menanggulangi penularan Covid-19.

Penulis/Editor : Hardianto