Sabtu, Oktober 24, 2020
Beranda Bali Gianyar Dinas Sosial Serahkan Bantuan Sembako kepada Warga yang Menjalani Karantina Mandiri

Dinas Sosial Serahkan Bantuan Sembako kepada Warga yang Menjalani Karantina Mandiri

GIANYAR, balipuspanews.com – Pemkab Gianyar melalui Dinas Sosial menyerahkan bantuan sembako kepada warga kelurahan Bitera yang sedang menjalani karantina mandiri dirumahnya setelah sempat kontak dengan pasien positif Covid-19.

Bantuan diterima Lurah Bitera Gede Bagiada didampingi Kaling Sema Agus Sudarmawan dan Kaling Dauh Uma Bitera Wayan Suadnyana di Kantor Dinas Sosial Gianyar.

Kadis Sosial Ir. Anak Agung Putri Ari
berharap, bantuan sembako yang diberikan dapat meringankan  beban keluarga yang terisolasi.

Menurut Kadissos Agung Putri, sudah tentu nilai bantuan tidak begitu besar. Namun, yang lebih penting bantuan bisa sedikit meringankan warga yang sedang menjalani karantina mandiri.

“ Kami harapkan bantuan ini berguna bagi keluarga yang terisolasi, dan mereka  mengikuti prokes dengan baik biar hal – hal yang tidak diinginkan tidak terjadi,” terang Kadis asal Puri Bitera tersebut.

Sementara Lurah Bitera Gede Bagiada mengatakan, bantuan sembako yang diserahkan Minggu (18/10/2020) masing- masing di lingkungan Dauh Uma 2 KK dan Lingkungan Sema 2 KK.

Untuk meneruskan bantuan ke warga, pihak kelurahan Bitera, kata Bagiada telah melakukan koordinasi dengan Satgas Gotong Royong desa adat Bitera yang disaksikan kelian Adat Banjar Sema Agus Sudarmawan dan Kelian Adat Dauh Uma Bitera Wayan Suadnyana.

“ Bantuan untuk  Warga Banjar Sema dan Dauh Uma diserahkan untuk 4 orang yang paketnya terdiri dari beras 20 kg, 5 biji sabun mandi, minyak 2 kg, Susu 370g 4 kaleng, kopi 1kg, gula 2kg,” ujar Bagiada.

Sedangkan bantuan untuk untuk  5 Warga Pacung diserahkan, Sabtu (17/10/2020). Pihak kelurahan didampingi Ketua Satgas Gotong Royong Desa Adat Pacung IB Arnawa dan Kelian Adat Pacung Made Sediana.

Lurah Gede Bagiada kembali menghimbau warganya untuk disiplin menerapkan prokes Covid-19, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan (3 M) untuk memutus mata rantai penularan.

“Kuncinya selalu disiplin dengan 3 M. Dimanapun berada,” kata lurah asal Kesian, Lebih ini.

PENULIS : Tim Liputan Covid

EDITOR : Oka Suryawan

- Advertisement -

Warga Temukan Orok di Parit Areal Jogging Track Sanur Kauh

SANUR, balipuspanews.com - Penemuan orok membusuk berlangsung di pinggir parit areal jongging track di Jalan Prapat Baris, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Jumat (23/10/2020) sekitar...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of