Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Ir. IB. Wisnuardhana, M.Si. saat menyerahkan Kelapa Kepyor kepada Kelompok Tani Uma Nadi, Desa Antosari, Selamaded, Tabanan (13/9).
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Ir. IB. Wisnuardhana, M.Si. saat menyerahkan Kelapa Kepyor kepada Kelompok Tani Uma Nadi, Desa Antosari, Selamaded, Tabanan (13/9).
sewa motor matic murah dibali

TABANAN, balipuspanews.com- Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHBun) terus mendorong perkembangan Kelapa di Bali antara lain dengan program peremajaan Kelapa dan perluasan tanam, termasuk menambah koleksi jenis tanaman Kelapa. Pada Jumat (13/9) diadakan acara penyerahan bantuan bibit Kelapa Kopyor kepada kelompok tani Uma Nadi, Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Ir. IB. Wisnuardhana, M.Si., mengatakan, bibit Kelapa Kopyor yang diserahkan adalah bibit hasil pengembangan Kultur Jaringan yang diperbanyak oleh Balai Besar Pembibitan dan Perlindungan Tanaman Perkebunan-Surabaya.

“Kelapa Kopyor memiliki nilai ekonomis yang jauh lebih tinggi dari Kelapa biasa, harga 1 butir Kelapa Kopyor dapat mencapai Rp. 40.000,- artinya 10 kali lebih mahal dari harga Kepala biasa. Kelapa Kopyor memiliki rasa yang lebih manis dan gurih, serta renyah karena daging buah terlepas dari tempurungnya,” jelasnya Senin (16/9).

Disebut Wisnuardhana, pasar kelapa Kopyor baik untuk restoran, para pedagang minuman kelapa muda dan untuk kebutuhan industri (kosmetik) masih cukup besar.

Diharapkan kebun percontohan pada kolompoktani Uma Nadi, Desa Antosari dengan mengembangkan 50 pohon Kelapa Kopyor dari Kultur Jaringan tersebut dapat dikembangkan pada kelompok Subak Abian lainnya untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

Lebih lanjut Wisnuardhana mengungkapkan, Dinas TPHBun bekerjasama dengan Balai-Balai Benih dan Balai-Balai Penelitian Perkebunan Kementerian Pertanian akan terus berkoordinasi untuk pengembangan komoditi perkebunan bernilai tinggi di Provinsi Bali.

Di Bali, Kelapa adalah salah satu komoditi perkebunan unggulan, kebun kelapa rakyat di Bali tercatat seluas lebih dari 70.000 Ha, tersebar di seluruh Bali dan terluas di Kabupaten Jembrana.

Jenis Kelapa yang banyak dibudidayakan adalah Kelapa dalam dan Kelapa Genjah Kuning dan Merah, akhir-akhir ini cukup berkembang kelapa Genjah Salak yang juga disebut Kelapa Daksina.

Kebutuhan akan daun dan buah kelapa di Bali cukup banyak, disamping untuk kebutuhan upacara juga untuk kebutuhan restoran khususnya untuk minuman kelapa muda. (bud/bpn/tim)