Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Singaraja, balipuspanews.com — Dinas Sosial Kabupaten Buleleng bakal memberikan bantuan berupa hewan ternak babi dan kambing, kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Tejakula dan Gerogak Buleleng.

Nah, bantuan ini akan khusus diberikan kepada masyarakat tergolong kurang mampu, tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Pesisir.

Kepala Dinas Sosial Buleleng, I Gede Sandhiyasa mengatakan, bantuan hewan ternak bertujuan untuk menggeliatkan perekonomian masyarakat tergolong kurang mampu, tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Pesisir.

Saat ini, lanjut dia, program bantuan KUBE Pesisir tersebut sudah memasuki tahap bimbingan teknik (bimtek) dengan mengundang sekretaris dan bendahara masing-masing KUBE Pesisir yang ada di Tejakula dan Gerokgak.

Kemudian, jika tidak ada halangan, awal bulan Oktober 2018, bantuan hewan ternak tersebut sudah diserahkan kepada masing-masing kelompok.

“Ini terkait dengan usaha ekonomi produktif. Saat bimtek, kami juga mengundang Dinas Pertanian bidang Peternakan terkait usaha yang akan dilaksanakan. Dinas Pertanian sudah memberikan penjelasan tentang tata cara memilih indukan, pejantan, pakan dan kandang yang bagus, berkaitan dengan usaha yang akan dilaksanakan oleh KUBE ini,” ungkap Kadis Sandhiyasa saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (28/9).

Mantan Kadis PMD Buleleng menyebut, bantuan ternak akan diberikan kepada 70 KUBE Pesisir. Dimana, untuk satu KUBE beranggotakan 10 orang. Dana yang diterima untuk masing-masing KUBE diperkirakan mencapai Rp 25 juta. Sehingga jika ditotalkan, bantuan yang diberikan mencapai Rp 1.5 Miliar. Dana itu sendiri diturunkan langsung oleh Kementerian Sosial RI.

“Masing-masing anggota KUBE bisa mendapatkan tiga ekor bibit babi atau kambing. Tergantung kesepakatan kelompok lah, sampai modal itu kembali, labanya menjadi besar,” jelasnya.

Ihwal alasan pihaknya memilih masyarakat pesisir untuk menerima bantuan hewan ternak, lantaran masyarakat di pesisis khususnya di wilayah Tejakula dan Gerokgak, memang belum menerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bedah Rumah. Sehingga tahun ini,  Dinas Sosial Buleleng  berencana memberikan bantuan kepada masyarakat yang ada dibagian pesisir itu dengan memberikan hewan ternak, yang harapanya dapat dikelola kembali untuk meningkatkan perekonomian.

“Kalau di Tejakula itu bantuannya berupa ternak babi. Kalau di Gerokgak, ternak kambing. Alasannya karena hewan-hewan ini kan mudah pemeliharannya. Kalau babi bisa diberi sisa-sisa makanan atau umbi-umbian saja. Sedangkan kambing kan bisa diberi makan rerumputan saja, mudah lah di cari pakannya. Pemeliharannya lebih ekonomis, produksinya juga cepat,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar...