Pagelaran fashion show dan lomba di dalam air Arca
Pagelaran fashion show dan lomba di dalam air Arca
sewa motor matic murah dibali

RENDANG, balipuspanews.com – Fashion show hasil rancangan gaun yang di design dari sampah plastik dan kertas karya seniman asal Desa Menanga Lanang Mantra diperagakan di atas air Lembah Arca Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem bertepatan dengan HUT RI ke – 74.

“Kegiatan hari ini merupakan jadi kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun. Desa Menanga menggandeng Komunitas Malu Dong Besakih mengadakan acara di DAM Lembah Arca, Menanga,” kata anggota Komunitas Malu Dong Besakih, I Gusti Ayu Winda Purnama Astuti dalam press rilisnya, Sabtu (17/8/2019).

Menurutnya selain pergelaran fashion show oleh seniman asal Desa Menanga Lanang Mantra.

Fashion show yang digelar adalah hasil rancangan gaun yang di design dari sampah plastik dan kertas juga diadakan pembersihan sampah plastik di sepanjang jalur DAM bersama SD Negeri 1 Menanga, SD Negeri 2 Menanga, SD Negeri 4 Menanga dan SD Negeri 6 Besakih.

” Gerakan pembersihan sampah plastik dimotori oleh Komunitas Malu Dong Besakih. Kondisi sampah plastik terutama sampah pembungkus shampoo dan sabun mandi sangat banyak dan menunpuk di sepanjang jalur sungai, ” ujarnya.

Jelasnya, tumpukan sampah ini sangat memprihatinkan, mengingat sumber air ini
sangat besar manfaatnya bagi masyarakat luas.

” Komunitas Malu Dong mengedukasi anak-anak dan mengajak mereka untuk tetap menjaga kebersihan di Lembah Arca,” ujarnya.

Lebih jauh pada saat itu juga diadakan Lomba anak-anak (antar SD, 4 SD yang berpartisipasi ) seperti lomba : Makan Krupuk, Gebug Bantal, dan Menangkap bebek.

“Upacara pengibaran bendera di dalam air di DAM Lembah Arca Menanga yang dipimpin langsung oleh Perbekel Menanga, anak-anak dari SD Negeri 1, 2, 4 Menanga dan SD Negeri 6 Besakih sebagai peserta upacara, dihadiri juga oleh Kelian Banjar setempat dan para sponsor acara, ” ucapnya.

Pada prinsipnya tujuan dari acara adalah mengajak anak-anak dan pemuda untuk peduli terhadap lingkungan serta membangun anak-anak dan pemuda kreatif, bahwa tidak semua sampah itu tidak mempunyai nilai.

“Seperti plastik dan kertas bekas masi bisa didaur ulang dan dijadikan barang yang memiliki nilai guna,” katanya. (winda/bpn/tim)