Rabu, Oktober 21, 2020
Beranda Bali Gianyar Dipimpin Bupati Mahayastra, Pejabat Pemkab Gianyar Mengelar Prosesi Mejaya- jaya di Pura...

Dipimpin Bupati Mahayastra, Pejabat Pemkab Gianyar Mengelar Prosesi Mejaya- jaya di Pura Wisesa Besakih

Gianyar, balipuspanews.com- Bupati Gianyar Made Agus Mahayastra ingin mengawali kepemimpinannya dengan menekankan nilai spiritual dikalangan OPD Pemkab Gianyar. Seperti berlangsung Rabu ( 24/10/2018) bertepatan dengan Purnama Kalima, bupati asal Malinggih Payangan itu bersama jajaran OPD Gianyar melangsungkan prosesi mejaya- jaya di Pura Hyang Wisesa Besakih, Karangasem. Ritual yang berlangsung malam hari itu diikuti pejabat eselon II dan III dilingkungan Pemkab Gianyar.

Upacara dilaksanakan di pelataran Palinggih Sanghyang Wisesa. Yang terletak di mandala ke-lima dari tujuh mandala yang ada di kawasan Pura Besakih.  Pemilihan lokasi upacara ini, sesuai sastra Hindu, bahwa Pelinggih Sanghyang Wisesa  merupakan tempat pemujaan Ida Sanghyang Widhi Wasa dalam manifestasiNya sebagai Sanghyang Wisesa yang berfungsi atau bertugas ngawisesa jagat atau mengatur hukum jagat raya ini.

Sebagai interpretasi dari mitologi Hindu yang meyakini bahwa setiap manifestasi Tuhan akan memberikan kekuatan sesuai dengan fungsinya, maka patutlah sebagai abdi masyarakat dan abdi negara yang ditugaskan untuk mengatur pemerintahan dan bertugas untuk melayani dan mensejahterakan rakyat  untuk memohon penugrahaan dan kekuatan serta taksu dari Ida Sanghyang Wisesa.

Acara yang diinisiasi langsung oleh Bupati Mahayastra ini merupakan sebuah momentum untuk mengingatkan semua jajarannya di pemerintahan Kabupaten Gianyar untuk sadar akan kewajiban yang telah digariskan dan dibebankan kepadanya. Diibaratkannya, seluruh jajaran Pemkab Gianyar dari pemimpin yang tertinggi hingga staf paling bawah, seperti tubuh manusia. Dalam tubuh itu tidak boleh ada yang tersakiti.

“Satu jari saja sakit tubuh ini panas dingin,” ujarnya.

Disadarinya, sebagai pemimpin dirinya tidak mungkin bisa memenuhi harapan semua jajarannya kalau harapan itu terkait posisi dan jabatan.

“Saya sebagai bupati memandang semua posisi itu adalah strategis, semua itu adalah membantu bupati dan wakil bupati dalam hal melaksanakan pemerintahan, hingga kedepan ini saya tidak akan punya hal- hal yang saya anak emaskan, namun yang namanya komunikasi semua harus menjalin, melaporkan kepada saya, kepada pak wakil bupati, sekda ataupun pejabat lainnya, mari kita jaga kepercayaan masyarakat ini dengan kita bekerja keras,” ajaknya.

Bupati Mahayastra didampingi Wabup Agung Mayun, Sekda Wisnu Wijaya, dan panglingsir Puri Gianyar Anak Agung Bharata, menyampaikan keyakinannya bahwa masa keemasan Gianyar akan tiba. Dikatakannya, dengan kondisi Gianyar yang cukup bagus saat ini, dengan APBD yang sudah menyentuh 2,5 triliun, dirinya yakin program-programnya seperti perbaikan rumah sakit dan pasar Gianyar bisa dijalankan.

“Jalan juga akan kita tuntaskan, saya berjanji menuntaskan jalan dalam dua tahun,” tegasnya.

Bupati Mahayastra juga menyampaikan programnya mendirikan GOR dan Puspem.

“Kalau itu terjadi, kita seperti Badung, kalau infrastruktur selesai tinggal nanti bagaimana membangun manusianya, namun sekarang ini kita juga tidak akan melepaskan pembangunan manusia, apakah itu mengentaskan kemiskinannya maupun pendidikannya, karena ini harus berjalan beriringan,” ungkapnya.

Bupati Mahayastra diakhir sambutan menjelaskan prioritas program-programnya, yang mana program prioritas itu tentu mendapat prioritas anggaran.

” Yang tidak dapat anggaran (prioritas) harus bisa juga berperan mensukseskan program bupati, minimal menyampaikan kepada masyarakat dengan anggarannya yang ada untuk bisa mewujudkan program yang dimiliki dengan anggarannya yang terbatas,” kata Bupati Mahayastra. ( rls/bas)

- Advertisement -

Kakek Gantung Diri di Gubuk Ditemukan Oleh Cucunya

ABIANSEMAL, balipuspanews.com -Seorang cucu, Putu Darmiati, 23, tidak menyangka menemukan kakeknya, Ketut Sumerta, 65, tewas gantung diri di gubuk sawah di Pondok Subak Munduk...

Kasus Dugaan Pemerkosaan Pelajar, Diduga Terjadi di Lima Tempat Berbeda Oleh 10 Pelaku

BULELENG, balipuspanews.com - Penyelidikan terhadap kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur terus berlanjut. Kasus yang korbannya dibawah umur ini dari hasil penyelidikan sementara...
Member of