Bupati Suwirta serahkan laporan LKPJ Bupati kepada Ketua DPRD KLungkung Wayan Baru saat sidang paripurna dewan
sewa motor matic murah dibali

Semarapura,balipuspanews.com- Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban ( LKPJ) bupati Klungkung Nyoman Suwirta masa jabatan periode 2013 – 2018 yang berlangsung Kamis ( 6/7/2018), dijadikan momentum oleh bupati Suwirta untuk memaparkan pencapaian selama memimpin Bumi Serombotan.

Bupati Suwirta menjelaskan pertumbuhan perekonomian pada tahun 2016, mencapai 6,26 persen dan mengalami peningkatan dari 2013 mencapai 6,05 persen.

Jika dibandingkan dengan pertumbuhan perekonomian Provinsi Bali, pertumbuhan perekonomian Kabupaten Klungkung lebih tinggi dari Provinsi Bali yang mencapai 6,24% pada tahun 2016. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Klungkung pada tahun 2017 pun mencapai 70,13 meningkat dibandingkan dengan capaian pada Tahun 2013 sebesar 68,08.

“ Capaian IPM Kabupaten Klungkung diatas kabupaten Bangli dan Kabupaten Karangasem,” ujar Suwirta

Mengenai kebijakan pengelolaan keuangan daerah dalam dua tahun pertama masa jabatan, pendapatan melampaui target yang ditetapkan. Pada 2014 capaian sebesar 101,39%, pada tahun 2015, 103,94 %, tetapi tahun 2016 -2017 pendapatan di bawah target yang telah ditetapkan.

Sedangkan untuk tahun 2018, pendapatan sampai dengan Juni 2018 diterima mencapai 49,66% dari target. Realisasi Pendapatan Asli Daerah pada tahun 2017 telah mencapai Rp. 153.233.910.223,61 atau telah meningkat sebesar 127,31% dibandingkan nilai realisasi PAD Tahun 2013 sebesar Rp 67.401.910.318,30.

“ Realisasi pendapatan yang bersumber dari dana perimbangan yang diterima Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam lima tahun terakhir masih di bawah target yang telah ditetapkan dalam RPJMD dan APBD,” tegasnya

Realisasi belanja dalam empat tahun pelaksanaan RP JMD Tahun 2013-2018 semakin membaik, tahun 2014, serapan anggaran mencapai 85,72% meningkat menjadi 97,85% di tahun 2016, dan di tahun 2017 sebesar 92,42 persen sedikit menurun dari 2016.

“ Tahun 2018 sampai dengan Juni serapan baru mencapai 33,75 persen,” ujarnya.

Sementara Ketua DPRD Klungkung, I Wayan Baru menjelaskan, ada beberapa item kegiatan yang serapan anggarannya masih kacil dan nanti semua fraksi akan mengodok.

” Nanti akan dituangkan melalui pandangan fraksi dan saran-saran. Kedepannya, kami harap OPD yang kurang kreatif harus meniru Bupati untuk bergerak dan inovatif. Sehingga tidak ada lagi kegiatan yang serapannya rendah,” kritik Wayan Baru pada OPD Klungkung. (Roni)

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here