sewa motor matic murah dibali

JAKARTA, balipuspanews.com – Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI, Hilmar Farid menyampaikan rasa bangga dan salut untuk seluruh tim yang menyiapkan nominasi dan memperjuangkan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto ditetapkan sebagai warisan dunia.

“Selamat untuk kita semua, selamat untuk Indonesia,” kata Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid di Jakarta, Minggu (7/7/2019).

Hilmar menjelaskan Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto dipandang pantas diposisikan sebagai warisan dunia karena konsep tiga serangkai yang dicetuskan oleh Pemerintah Belanda pada masa itu.

Tiga serangkai meliputi industri pertambangan batubara di Sawahlunto, yang selanjutnya dibawa keluar Sawahlunto dengan menggunakan transportasi kereta api melalui wilayah Sumatera Barat dan sistem penyimpanan di Silo Gunung di Pelabuhan Emmahaven atau Teluk Bayur sekarang.

“Ini menunjukkan perkembangan teknologi perintis abad ke-19 yang menggabungkan antara ilmu teknik pertambangan bangsa Eropa dengan kearifan lingkungan lokal, praktik tradisional dan nilai-nilai budaya dalam kegiatan penambangan batubara yang dimiliki oleh masyarakat Sumatera Barat,” ungkap Hilmar.

Lebih lanjut Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid mengajak semua pihak untuk memelihara dan menjaga warisan dunia ini yang mendatangkan kebaikan bersama.

“Dengan adanya warisan dunia di Sumatera Barat ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata berkelanjutan,” tutur Hilmar Farid.

Penetapan Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto sebagai warisan dunia disaksikan oleh Duta Besar LBBP RI untuk Republik Azerbaijan, Prof. Dr. H. Husnan Bey Fananie, MA didampingi oleh Deputi Wakil Tetap RI untuk UNESCO, Prof. DR. Surya Rosa Putra, Walikota Sawahlunto Deri Asta dan delegasi lainnya. (Ivan/BPN/Tim).