Disdik Segera Siapkan Siswa Belajar Tatap Muka Langsung, Masyarakat Klungkung Mengeluh Biaya Pulsa Belajar Via Daring

Kadisdik Klungkung Drs dewa Gde Darmawan.
Kadisdik Klungkung Drs dewa Gde Darmawan.

SEMARAPURA, balipuspanews.com – Pembelajaran secara daring selama pandemi Covid-19 ini membuat orang tua siswa mengeluhkan pengeluaran  biaya paket pulsa untuk pembelajaran via daring.

Sebagian orang tua menilai pembelajaran via daring ini tidak efektif. Bahkan para orang tua siswa merasa lebih repot, karena harus membagi waktu untuk bekerja mengais rezeki dan mendampingi anak-anaknya belajar secara daring secara intens.

Mengenai hal tersebut Kepala Dinas Pendidikan Dewa Gede Darmawan saat ditemui, Jumat(14/8) menjelaskan, dirinya juga menerima banyak keluhan terkait penerapan belajar daring. Bahkan beberapa sekolah di Klungkung secara lisan juga meminta kembali memberlakukan pembelajaran dengan tatap muka.

“Hari ini sudah dipanggil oleh Bupati, yang juga sempat menugaskan saya untuk mempersiapkan sistem belajar dengan tatap muka kembali,” jelas Dewa Gde Dharmawan.

Diakuinya saat ini Disdik Klungkung tengah melakukan segara persiapan agar kembali dapat menerapkan sistem pembelajaran secara tatap muka.

“Seminggu ini saya tengah mengumpulkan laporan kesiapan sekolah, jika kembali menerapkan sistem pembelajaran secara tatap muka. Nanti dilanjutkan dengan koordinasi Gugus Tugas. Bupati nanti akan memberikan mengambil keputusan seperti apa nantinya,” pungkas Dewa Dharmawan

Sebelumnya, Komisi III DPRD Klungkung langsung menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Pendidikan. Hal ini untuk mencarikan solusi, terkait keluhan masyarakat dengan pembelajaran online.

Dilain pihak Wakil Ketua DPRD, Tjokorda Gede Agung menjelaskan dalam penerapannya, sistem pembelajaran dengan sistem daring ini dikeluhkan oleh para orang tua siswa. Dimana sebagian orang tua menilai pembelajaran via daring ini tidak efektif.

“Sebagian dari siswa lebih mengedepankan nilai yang dicapai, daripada pemahaman materi. Di sisi lain orang tua juga mempunyai keterbatasan waktu dalam mendampingi anaknya belajar secara online karena harus bekerja,” ungkap Cok Gde Agung.

Sebagian besar anggota DPRD Klungkung sudah  mendorong Disdik untuk dapat kembali melakukan pendidikan langsung tatap muka, tapi tetap dengan protokol ketat kesehatan yang harus diikuti siswa maupun orang tua siswa.

Penulis/Editor : Roni/Oka Suryawan