Disiplin Terapkan Prokes 3M, Tri Dharma Perguruan Tinggi di UNR Tetap Berjalan

Kaprodi MAP Pascasarjana UNR, Dr. Ida Ayu Sri Widnyani
Kaprodi MAP Pascasarjana UNR, Dr. Ida Ayu Sri Widnyani

DENPASAR, balipuspanews.com – Kampus Universitas Ngurah Rai (UNR) tetap disiplin dan taat menjalankan protokol kesehatan (Prokes) 3M seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak yang diteruskan pihak rektorat ke unit kerja di fakultas dan pascasarjana dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kepada balipuspanews.com, Kamis (29/10) di Denpasar, Kaprodi Magister Administrasi Publik pada Program Pascasarjana Universitas Ngurah Rai (PPs-UNR) Dr. Ida Ayu Sri Widnyani, S.Sos., MAP mengatakan dimasa pandemi Covid-19, dunia pendidikan tetap harus menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Proses belajar mengajar, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kegiatan penunjang lainnya seperti mengikuti workshop bagi tenaga kependidikan, pejabat struktural dan juga dosen, serta mahasiswa tetap berjalan namun sesuai Prokes.

“UNR selalu mengedepankan kesehatan dengan memberikan pelayanan disiapkan pengaturan layout ruangan pelayanan seperti kewajiban warga kampus wajib menggunakan masker, pengecekan suhu sebelum masuk kampus, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, handsanitizer, pengaturan jarak tempat duduk, pembatas kaca di tempat pelayanan administrasi, penyemprotan disinfektan setiap saat di ruangan setelah memberikan pelayanan, termasuk secara berkala oleh rektorat di seluruh lingkungan kampus,” ungkap Sri Widnyani.

Lebih jauh Sri Widnyani menyampaikan, di Pascasarjana UNR secara teknis model yang diterapkan adalah penyusunan SOP dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi seperti pembelajaran, ujian serta proses penyelesaian tugas akhir dilakukan melalui daring.

UNR sudah merancang dan akan mengimplementasikan sistem yang bernama Sistem Informasi Utama Ngurah Rai (Sunari). Untuk pelayanan ataupun konsultasi melalui blended (tetap membatasi dengan standar Prokes Covid-19).

“Kami menyadari adalah sebuah kewajiban bagi akademisi sebagai duta atau teladan untuk mencerdaskan masyarakat dan mendukung program pemerintah demi keselamatan masyarakat,” terangnya.

Terlebih program studi secara langsung intens berinteraksi dengan mahasiswa, sehingga wajib saling menjaga kesehatan serta tetap memberikan pelayanan dan menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

PENULIS : Tim Liputan Covid

EDITOR : Oka Suryawan