31.5 C
Denpasar
26/01/2022, 3:50 PM
NasionalJakartaDiskusi dengan Ketua MPR, KMHDI Singgung Intoleransi Kasus Tendang Sesajen 

Diskusi dengan Ketua MPR, KMHDI Singgung Intoleransi Kasus Tendang Sesajen 

balipuspanews google news

JAKARTA, balipuspanews.com – Masalah intoleransi masih menjadi sorotan tajam Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) di awal tahun 2022. Kasus viral video seorang pria menendang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur menjadi contoh bahwa kasus-kasus intoleransi masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama bagi pemangku kepentingan untuk meniadakannya.

Penegasan disampaikan Ketua Presidium Pengurus Pusat (PP) KHMDI I Putu Yoga Saputra dihadapan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) dan ratusan peserta Sosialisasi 4 Pilar MPR RI dan Catatan Awal Tahun bersama Kelompok Cipayung Plus, di Ruang Delegasi, Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Selasa (11/1/2022).

Sejumlah organisasi keagamaan pemuda (OKP) termasuk KMHDI tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus menyampaikan catatan awal tahun. OKP tersebut antara lain HMI, GMNI, PMII, GMKI, PMKRI, IMM, KAMMI, PII, LMND, KMHDI, Hikmabudhi, dan Hima Persis.

Bagi KMHDI, isu intoleransi menjadi isu penting yang harus disampaikan. Sebab, menurut Yoga, di tahun 2021 banyak sekali persoalan yang bersinggung dengan umat beragama.

Masyarakat khususnya umat Hindu seolah menjadi objek, seperti rumah ibadah dirusak, kemudian tidak diizinkan membangun rumah ibadah, dan segala macamnya. Hak masyarakat khususnya umat Hindu untuk memperoleh sekedar ibadah saja masih sangat sulit didapatkan.

“Sekarang yang viralkan di Jawa Timur, ada sesajen yang ditendang. Artinya, itu harus kita perbaiki di tahun 2022. Apalagi tahun 2022 ini menjadi momentum karena tahun politik,” ucap Yoga.

Iapun menyinggung masalah penegakan hukum di tahun 2021 yang masih perlu banyak diperbaiki. Sebab, dari amatannya banyak kasus-kasus yang tidak ditindaklanjuti, tetapi setelah viral dan mendapat reaksi masyarakat baru kasusnya ditindaklanjuti lembaga penegak hukum.

“Bahwa memang hukum masih ‘No viral, tidak ditindaklanjuti. Kalau tidak viral, tidak ditindaklanjuti’. Nah, hal-hal seperti itu harus diperbaiki di tahun 2022, agar jangan sampai masyarakat tidak percaya lagi pada penegakan hukum di negeri kita,” kata Yoga.

Tahun 2022 yang menjadi tahun politik, menurut Yoga juga ditekankan KMHDI karena dalam beberapa kasus ada upaya sejumlah kepala daerah yang kebijakannya bisa berdampak pada masyarakat secara luas.

Di sisi lain, kondisi masyarakat yang masih berupaya bangkit akibat pandemi Covid-19, justru direduksi oleh perilaku elit-elit politik yang menggunakan cara-cara yang salah dan rentan mengakibatkan pembelahan di masyarakat.

“Elit-elit politik menggunakan cara-cara yang tidak tepat, bisa mengakibatkan masyarakat terpecah belah,” ingatnya.

Mengenai masalah pendidikan. KMHDI, sambung Yoga juga menampung keluhan dari masyarakat. Masalah pendidikan juga. Banyak masyarakat mengeluh bahwa kami sangat kekurangan guru agama Hindu. Terutama di daerah pelosok, bahkan ada satu daerah guru agama Hindu yang harus keliling di beberapa desa untuk mengajar murid-muridnya agar memperoleh pendidikan agama Hindu,” ungkap Yoga.

Bukan hanya guru saja, ada juga beberapa kasus bahwa murid-murid beragama Hindu harus berjalan berkilo-kilo meter hanya untuk mendapatkan pendidikan agamanya.

Kondisi ini, menurut Yoga sangat bertolak belakang dengan riuhnya rencana tentang pembentukan Ibukota Negara baru, tentang riuhnya masyarakat di kota yang bicara tentang digitalisasi.

“Tapi masyarakat di pelosok hanya untuk mendapat akses pendidikan saja, masih terengah-engah, masih sangat sulit akses pendidikan. Bagaimana kita bisa memperoleh kualitas pendidikan yang nomor satu,” singgungnya.

Secara umum, Yoga mengatakan sejumlah persoalan lain juga menjadi masalah bersama seperti yang disampaikan para pimpian OKP lainnya. Misalnya, isu lingkungan yang juga menjadi konsern KMHDI.

“Karena kalau kita melihat kebelakang, tahun 2001 banyak terjadi bencana alam yang tidak lepas dri kerusakan lingkungan kita,” ujarnya.

Hal ini karena terganggunya ekosistem, yaitu terjadinya ketidakseimbangan antara pelestarian alam dengan ekspektasinya.

“Makanya di beberapa daerah terkait bencana alam wajar terjadi karena terjadinya ketidakseimbangan ekosistem,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengaku bangga bisa bertemu dengan perwakilan OKP dari semua unsur organisasi keagamaan.

“Di pundak kalian nasib bangsa dan negara ditentukan,” kata Bamsoet.

Sebab, kata Bamsoet dalam dunia politik akan terjadi regenerasi. Sikap optimisme tersebut disampaikan Bamsoet setelah mendengar pidato-pidato dari para ketua umum organisasi mahasiswa, bahwa 2- atau 3 Pemilu berikutnya generasi muda yang di depannya ini bisa menggantikan politisi-politisi yang saat ini duduk di Senayan.

“Kalian yang nanti akan menggantikan saya,” ucap Bamsoet.

Untuk itu, Bamsoet mengingatkan bonus demografi di tahun 2045 harus benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ia tidak ingin Indonesia seperti Brasil yang gagal memanfaatkan bonus demografi.

“Perlu seperti Korea Selatan, atau Cina yang sukses memanfaatkan bonus demografinya,” kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini.

Untuk mencapai itu, Bamsoet menegaskan Indonesia membutuhkan panduan atau blue print dalam melaksanakan pembangunan nasional agar tetap berkesinambungan meskipun berganti-ganti presiden.

“Agar setiap pergantian kekuasaan, panduan pembangunan tak berubah,” tegasnya.

Karena, sebenarnya Indonesia pernah memiliki panduan dalam melaksanakan pembangunan secara berkesinambungan. Seperti di era Orde Lama di bawah kepemipinan Presiden Sukarno ada cetak biru Pembangunan Nasional Semesta Berencana, juga di era Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto ada Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN).

Namun di era reformasi sekarang ini, Indonesia tidak memiliki haluan pembangunan nasional. Karena pembangunan yang ada diserahkan kepada visi dan misi presiden terpilih sebagai konsekwensi dari sistem pemilihan presiden secara langsung.

Dampak dari hal yang demikian menimbulkan kerugian uang rakyat di mana dicontohkan adanya pembangunan-pembangunan yang mangkrak.

“Hal demikian tak boleh terjadi, setiap pembangunan harus diselesaikan,” tegas Bamsoet.

Penulis : Hardianto

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Ular Pura Goa Lawah Muncul, Warga Menyebut Sebagai Pertanda Baik
01:29
Video thumbnail
Cegah Penularan Covid 19, Besuk Tahanan Dilarang
01:35
Video thumbnail
Rutan Polresta Membludak, Mayoritas Tahanan Narkoba dan Kriminal
02:19
Video thumbnail
Pantai di Klungkung Akan Dibuatkan Tanggu Pengaman
01:44
Video thumbnail
Pasca Berstatus Zona Hijau, RSU Klungkung Kembali Rawat Pasien Covid 19
02:13
Video thumbnail
Atlet Muaytai Klungkung Raih Lima Medali di Kejurnas Makassar
02:12
Video thumbnail
Warga Resah, Babi Milik Warga Abang Mati Misterius
02:01
Video thumbnail
Pasien Isoman di Denpasar Mulai Dipindahkan ke Isoter
02:17
Video thumbnail
Rest Area Goa Jepang Akan Menjadi Tempat Rekreasi
01:44
Video thumbnail
Hindari Tahanan Kembali Kabur, Polres Revitalisasi Sel
02:23
Video thumbnail
Hadapi Varian Omicron, Masyarakat Jangan Panik, Tetap Disiplin Prokes
02:50
Video thumbnail
Pengamen dan Gepeng di Denpasar Dipulangkan ke Daerah Asal
02:15
Video thumbnail
Harga Minyak Goreng di Klungkung Dipastikan Stabil
02:02
Video thumbnail
Pelayanan Vaksinasi Booster di Puskesmas Mulai Dilakukan
02:07
Video thumbnail
Seminggu, Minyak Goreng di Buleleng Harus Menyesuaikan di Harga Rp 14 Ribu
01:53
Video thumbnail
Vaksin Booster Sudah Bisa Dilakukan di Puskesmas, Ini Syaratnya
01:36
Video thumbnail
Polisi Bubarkan Kerumuman yang Bisa Meresahkan Masyarakat
01:36
Video thumbnail
BLT DD di Buleleng Kembali Bergulir
02:32
Video thumbnail
Ciptakan Ekosistem Ekonomi Digital, Bandara Ngurah Rai Dukung QRIS
03:10
Video thumbnail
Monumen “Sita Kepandung” Akan Dibangun di Simpang Enam Denpasar
03:20
Video thumbnail
Tiga Tahanan Kasus Pencurian Kabur
01:20
Video thumbnail
Desa Adat Buleleng Sepakat Tak Buat Ogoh Ogoh
02:42
Video thumbnail
Berkunjung ke Gianyar, Kak Seto Ajak Anak Dengarkan Dongeng
02:52
Video thumbnail
Korsleting Kerap Jadi Pemicu Kebakaran, Damkar Karangasem Himbau Warga Perhatikan Instalasi Listrik
01:52
Video thumbnail
Bali Kembali Dipilih Jadi Tuan Rumah Event Bertaraf Internasional
03:01
Video thumbnail
Harga Bawang Merah Turun Petani Kintamani Menjerit
02:08
Video thumbnail
Capaian Vaksin Sudah Penuhi Target, Buleleng Siap Terima Booster Dosis III
01:55
Video thumbnail
Pawai Ogoh Ogoh di Jembrana Menunggu Perkembangan Kasus Covid-19
03:42
Video thumbnail
Vaksinasi Anak Usia 6 11 Tahun Masuk Dosis ke II
02:23
Video thumbnail
Vaksin Booster Dimulai, Masyarakat Diminta Cek Tiket dan Jadwal Vaksinasi di PeduliLindungi
02:09
Video thumbnail
Bali Siap Terima Booster Dosis Ketiga
02:44
Video thumbnail
Penjual Hewan Penular Rabies di Pasar Satria Ditertibkan
02:21
Video thumbnail
Cegah Terjadinya Banjir, Pembersihan Saluran Air di Denpasar Terus Digencarkan
02:06
Video thumbnail
Badai dan Puting Beliung di Selat Bali, Penyeberangan Kembali Lumpuh
01:52
Video thumbnail
PTMT 100 Persen di Buleleng Sudah Mulai Dilakukan, Prokes Harus Tetap Diawasi
02:14
Video thumbnail
Tekan Penularan Kasus, Tracing Jemput Bola Terus Digencarkan di Denpasar
02:01
Video thumbnail
Diterjang Derasnya Air Sungai, Akses Jalan Menuju Villa dan Pantai di Tegal Besar, Klungkung Putus
01:42
Video thumbnail
Selama Dua Minggu Kasus Covid-19 Naik, Satgas Minta Warga Lebih Waspada
01:38
Video thumbnail
Tambah Daya Tarik Wisatawan, Pantai Jungutbatu, Nusa Penida Akan Ditata
02:14
Video thumbnail
Polisi Diminta Usut Tuntas Dugaan Vaksin Booster Ilegal
02:14
Video thumbnail
Puluhan Ekor Penyu Hasil Tangkapan Pangkalan TNI AL Dilepas di Pantai Kuta
01:30
Video thumbnail
Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Penyebrangan di Pelabuhan Gilimanuk Sempat Ditutup
01:48
Video thumbnail
Penanganan Omicron Diminta Fokus ke Faskes, Bukan Lagi pada Angka Penularan
02:25
Video thumbnail
Seniman Recycle Apresiasi Lampu Hijau Pembuatan Ogoh-Ogoh Sambut Nyepi Caka 1944
01:45
Video thumbnail
Pembuatan Ogoh-ogoh Diizinkan, MDA Buleleng Tekankan Beberapa Poin
02:29
Video thumbnail
Dengan Penerapan Prokes Ketat, Pawai Ogoh-ogoh Akan Digelar di Denpasar
03:33
Video thumbnail
Antisipasi Varian Baru, Kodim 1609/Buleleng Rapid Acak di Sekolah
02:42
Video thumbnail
Bus Sekolah di Buleleng Mulai Uji Coba Layani Trayek Dalam Kota
02:37
Video thumbnail
Pembelajaran Tatap Muka, Siswa Wajib Punya Aplikasi PeduliLindungi
01:41
Video thumbnail
Disdikpora Karangasem Persiapkan PTM 100 Persen
01:19
Member of