Selasa, Oktober 20, 2020
Beranda Bali Gianyar Disperindag Akan Beri Sanksi Pedagang Pasar Sukawati yang Tidak Berjualan di Lokasi...

Disperindag Akan Beri Sanksi Pedagang Pasar Sukawati yang Tidak Berjualan di Lokasi Relokasi

GIANYAR, balipuspanews.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar menyiapkan sanksi kepada para pedagang di Pasar Sukawati yang tidak memilih lokasi berjualan di pasar relokasi.

“Masih dihimbau dulu agar segera menempati los dan kios yang mereka ikuti saat undian. Untuk sanksi masih mohon petunjuk dari pimpinan,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Luh Gede Eka Suary, Kamis (15/10/2020).

Hal ini kata Eka Suary, guna mencegah lokasi relokasi tersebut sepi pembeli, lantaran sejumlah pedagang ada yang memilih berjualan dibeberapa titik dekat bangunan pasar lama. Karena tempat relokasi tersebut dinilai terlalu jauh untuk dijangkau warga Sukawati khususnya yang dari utara. Sehingga sejumlah titik tersebut menjadi menjadi pasar dadakan hingga para pedagang pun memanfaatkan trotoar di sepanjang jalan untuk tempat berjualan.

Bendesa Sukawati, I Nyoman Suanta, beberapa waktu lalu telah berusaha menyampaikan kepada para pedagang agar berdagang di tempat relokasi, hanya saja ada masih yang membandel.

“Kepada pedagang termasuk yang sudah memiliki pelanggan tetap agar menempati tempat relokasi dengan supaya ramai,” ujarnya.

Pihaknya pun sudah berkordinasi dengan dinas terkait agar menertibakan para pedagang yang berjualan di trotoar.

“Kami sudah berusaha untuk menertibakan pedagang tapi harus dibantu Satpol PP. Kalau melanggar langsung angkut saja,” tegasnya.

Sementara kepala Satpol PP Gianyar, I Made Watha, mengatakan, pihaknya telah melakukan pembinaan kepada pedagang yang berjualan di trotoar.

“Mereka yang dapat undian kios di tempat relokasi kan wajib menempati atau jualan ditempat relokasi. Kalau mereka jualan di trotoar atau fasilitas umum lainnya kita berikan pembinaan untuk segera ke lokasi tersebut. Masalah sanksi kalau tidak ditempati jan kadis perindag yang mengetahuinya,” ungkapnya.

Terkait apakah telah melakukan pengangkutan terhadap barang pedagang, Watha mengatakan belum melakukan hal tersebut.

“Pendekatan yang kita lakukan, pada pedagang tetap humanis lebih-lebih sekarang situasi pandemi, semua orang harus taat dengan prokes,” ungkap Watha.

Ditambahkannya, penertiban yang dilakukan terhadap pedagang yang jualan di trotoar atau badan jalan yang belum menjadi kesepakatan adat sama pemkab, sangat mengganggu kenyamanan serta arus lalu lintas dan keselamatan mereka termasuk orang lain.

“Pembinaan yang telah kita lakukan, rencananya kita akan ada evaluasi tentang hal tersebut, dengan bendesa sukawati, namun masih menunggu jadwal dari kadis perindag,” tandas Watha.

PENULIS : Ketut Catur

EDITOR : Oka Suryawan

- Advertisement -

Kakek Gantung Diri di Gubuk Ditemukan Oleh Cucunya

ABIANSEMAL, balipuspanews.com -Seorang cucu, Putu Darmiati, 23, tidak menyangka menemukan kakeknya, Ketut Sumerta, 65, tewas gantung diri di gubuk sawah di Pondok Subak Munduk...

Anggota Ditlantas Polda Bali Amankan Pencuri HP

SANUR, balipuspanews.com - Anggota PJR Ditlantas Polda Bali mengamankan seorang pencuri handphone yang sempat dikejar-kejar oleh warga di Jalan Danau Tempe, Sanur Kauh, Denpasar...
Redaksi | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik | Copyright | About Us
Member of